Arsul Sani Tak Terima Namanya Dicatut di Surat Pemakzulan Presiden, Beri 2 Opsi ke Denny Indrayana

Mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Denny Indrayana.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Galih Pradipta

"Sdr. Denny Indrayana memilih alternatif kedua dengan membuat surat seperti terbaca diatas," kata Arsul.

Permintaan Maaf Denny Indrayana

Arsul Sani memposting permintaan maaf Denny Indrayana, usai mencatut namanya dan PPP dalam surat pemakzulan tersebut. Termasuk nama Soetrisno Bachir.

Dalam surat permintaan maaf berjudul "Bang Arsul, Mas Tris, dan Surat Pemakzulan Presiden" tersebut, Denny memaparkan permohonan maaf tersebut.

"Menimbang hubungan dan sulaturahmi yang harus dijaga tersebut, maka saya dengan tulus hati menyampaikan: 1) pencantuman PPP dan nama dalam surat tersebut saya lakukan tanpa terlebih dahulu melakukan cek dan ricek kepada Bang Arsul," tulis Denny, diakhir surat tersebut.

"2) Bang Arsul menyampaikan keberatan dan sanggahan atas apa yang saya tuliskan tersebut; 3) Saya karenanya meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan tidak akan lagi mengulangi hal yang sama, 4) Dengan demikian, bersama ini pula saya menyatakan menarik isi surat tersebut, sepanjang menyangkut PPP dan nama Bang Arsul Sani," tulis Denny.