Perbedaan AC Inverter Dan Non Inverter yang Wajid Anda Ketahui
VIVA Jabar –Air Conditioner (AC) yang merupakan alat untuk penyejuk ruangan yang umumnya telah dibagi menjadi dua jenis yaitu inverter dan juga Non inverter
Istilah inventer dalam hal AC Ini berkaitan dengan teknologi dan cara kerja kompresornya, lantas Apa perbedaan AC inverter dan juga Non inventer?, pada AC inverter ini merupakan AC yang mengandalkan arus listrik direct current (DC) untuk beroperasi secara optimal, Selain itu pada AC inverter ini memiliki teknologi inverter yang dapat mengubah arus listrik secara bolak-balik sehingga konsumsi daya listrik lebih irit dan pemakaiannya bisa tahan lama.
Sedangkan pada AC non inventer ini merupakan sebuah AC yang bekerja hanya menggunakan mekanisme on/of secara berulang. Artinya apabila suhu ruangan ini telah dingin maka perangkat AC outdoor akan mati secara otomatis dan akan kembali menyala apabila ruangan sudah mulai panas dan suhu dari suku yang sudah anda atur, apabila Anda masih penasaran di bawah ini ada perbedaan AC inventer dan juga Non inventer:
AC pendingin ruangan
- -
1. Penggunaan listrik
Dari penggunaan daya listrik AC inverter ini lebih hemat 30% - 40% apabila dibandingkan dengan AC dan inverter.
Karena dalam AC inventer ini akan memerlukan daya normal sekitar 900 watt saat dinyalakan, dan tarikan listriknya hanya sebesar rp75 watt ketika sudah menjadi stabil dengan begitu AC inventer ini hanya memerlukan 300 watt.
Sementara pada AC non inventer ini hanya menggunakan metode on/of yang cenderung memakan daya yang lebih tinggi.
Selain itu kompresor pada AC non inventer ini tidak dapat beroperasi pada kecepatan penuh secara konstan sehingga dapat mengurangi efisien apabila dibandingkan dengan kinerja kompresor AC inverter.
2. Cara kerja
Perbedaannya sudah sangat jelas dari cara kerja ketua AC tersebut, pada AC inverter ini akan menginput dan mengonversi tenaga listrik menjadi tegangan listrik DC, siklus yang dimiliki ini sangat menguntungkan dalam hal mengonsumsi daya listrik.
Sebab dalam mengonsumsi daya listrik ini tetaplah stabil meski suhunya fluktuatif akibat kompresor terus bekerja, begitupun sebaliknya pada AC non inventer ini bekerja secara on/off yang mana AC akan bekerja apabila suhu di ruangan dinginnya telah mencapai target.