Rekomendasi 5 Film Romantis Indonesia yang Punya Akhir Tragis, Siap Bikin Baper
VIVA Jabar – Film romantis tak selalu berakhir bahagia dengan pernikahan dan senyuman. Di balik kisah cinta yang manis, terkadang ada jalan cerita yang berakhir tragis dan menyayat hati.
Deretan film berikut ini membuktikan bahwa cinta sejati tak selalu menemukan takdir yang indah, justru menyimpan luka yang mendalam.
Berikut adalah lima film romantis Indonesia dengan akhir yang pilu dan penuh haru:
1. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck
Film adaptasi novel karya Buya Hamka ini mengisahkan cinta tak sampai antara Zainuddin, pemuda berdarah Minang-Makassar, dan Hayati, gadis dari keluarga bangsawan Minangkabau.
Perbedaan status sosial dan tekanan adat membuat kisah cinta mereka penuh air mata dan pengorbanan.
2. Sayap-Sayap Patah
Terinspirasi dari kisah nyata, film ini menggambarkan kehidupan rumah tangga Adji dan Nani yang tengah menanti kelahiran anak pertama.
Adji, seorang polisi, harus menghadapi situasi genting dalam sebuah operasi penyanderaan.
Di antara tugas negara dan tanggung jawab sebagai suami, takdir membawa mereka pada akhir yang memilukan.
2. 172 Days
Film ini bercerita tentang Zira, seorang gadis yang memutuskan untuk berhijrah dan memperdalam ilmu agama.
Di tengah proses tersebut, ia bertemu dengan Ameer Azzikra, putra Ustaz Arifin Ilham.
Keduanya menjalani proses ta’aruf hingga menikah, namun takdir berkata lain.
3. Ipar adalah Maut
Drama rumah tangga ini mengungkap realita pahit tentang perselingkuhan. Nisa, seorang istri setia, perlahan menyadari kejanggalan dalam rumah tangganya.
Fakta mengejutkan terungkap: suaminya berselingkuh dengan adik kandungnya sendiri.
5. Love for Sale
Richard, pria lajang berusia hampir 40 tahun, terdesak untuk membawa pasangan ke acara pernikahan temannya. Melalui aplikasi kencan, ia bertemu dengan Arini—wanita misterius yang hadir dalam hidupnya hanya untuk sementara.
Meski akhirnya merasakan cinta dan kebahagiaan yang lama hilang, kehadiran Arini ternyata menyimpan rahasia besar.
Film-film ini menunjukkan bahwa cinta tidak selalu berjalan mulus. Namun justru karena itu, cerita-cerita sedih ini terasa lebih membumi dan menyentuh. **