Susul Meta! TikTok juga Kena Denda di Eropa Bahkan Hingga Dijegal, Ini Penyebabnya

Ilustrasi Aplikasi Sosmed, TikTok
Sumber :
  • Screenshot berita VivaNews

VIVA Jabar - Regulator Eropa mendenda TikTok sebesar US$368 juta (Rp5,6 triliun) pada hari Jumat kemarin karena gagal melindungi privasi anak-anak. 

Aa Gym Sampai Minta Dihargai, Kesal Lihat Muda-mudi Pacaran di Samping Pesantrennya

Aksi ini jadi pertama kalinya aplikasi berbagi video pendek populer tersebut dihukum karena melanggar aturan privasi data ketat Eropa.

Komisi Perlindungan Data Irlandia, regulator privasi utama untuk perusahaan-perusahaan Teknologi Besar yang berkantor pusat di Eropa, mengatakan pihaknya mendenda TikTok sebesar 345 juta euro dan menegur platform tersebut atas pelanggaran yang terjadi pada paruh kedua tahun 2020. 

Dituding Numpang Tenar, Rizky Billar Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Lesti Kejora

Investigasi menemukan bahwa proses pendaftaran untuk pengguna remaja menghasilkan pengaturan yang menjadikan akun mereka bersifat publik secara default, sehingga siapa pun dapat melihat dan mengomentari video mereka. 

Rekaman Percakapan Habib Bahar dan Hercules Bocor, Bahas Kecurangan Pemilu 2024 Hingga Duel Tiktok

Pengaturan default tersebut juga menimbulkan risiko bagi anak-anak di bawah 13 tahun yang mendapatkan akses ke platform meskipun mereka tidak diizinkan.

Selain itu, fitur 'pasangan keluarga' yang dirancang agar orang tua dapat mengelola pengaturannya juga tidak cukup ketat, sehingga memungkinkan orang dewasa mengaktifkan pesan langsung untuk pengguna berusia 16 dan 17 tahun tanpa persetujuan. 

Halaman Selanjutnya
img_title