Anak Muda Sering Sepelekan Begadang, Dokter Aditya Indra Ingatkan Risiko Kualitas Tidur Terganggu Bagi Kesehatan

Ilustrasi Tidur (Istirahat)
Sumber :
  • Screenshot berita VivaNews

VIVA Jabar –Banyak anak muda merasa tubuh mereka masih tahan banting sehingga mengabaikan pentingnya istirahat

img_title HUT Karawang ke-392, Dedi Mulyadi Minta Kota Lebih Rapi dan Estetik

Aktivitas padat seperti tugas kuliah, kerja sambilan, hingga nongkrong sampai larut malam (begadang) membuat pola tidur berantakan jadi hal biasa. 

Tapi tahukah kamu, risiko kerusakan tubuh akibat kurang tidur bisa muncul sejak dini? 

img_title 7 Cara Sederhana Kelola Stres Agar Tubuh Tetap Sehat

dr. Aditya Indra, Sp.PD, dokter spesialis penyakit dalam RS Hermina, memberi peringatan tegas untuk tidak remehkan tidur.

“Banyak yang merasa masih muda itu bebas begadang, padahal sebenarnya kerusakan dalam tubuh bisa mulai terjadi sejak usia muda. Energi kita memang terasa kuat, tapi tubuh tetap butuh waktu istirahat yang cukup dan berkualitas,” ujarnya dikutip Viva Jabar dari Podcast Tonight Corner Health.

img_title ‎6 Kunci Tidur Berkualitas, Cara Sederhana agar Tubuh Lebih Fit

Tidur 6–8 jam sehari belum tentu cukup. Ada faktor penting lain yang kerap dilupakan, yakni irama sirkadian, yaitu jam biologis tubuh yang memengaruhi kerja berbagai hormon.

Bila ritme ini terganggu karena sering begadang atau tidur tak teratur, hormon-hormon penting pun jadi kacau.

“Ada hormon yang dominan keluar di malam hari, ada yang siang, kalau siklus tidurnya terganggu, kerja hormon juga ikut terganggu. Inilah yang kemudian berisiko menyebabkan berbagai penyakit, termasuk yang paling sering adalah penyakit jantung,” jelas dr. Aditya.

Ia menyarankan agar anak muda mulai membangun kebiasaan tidur sehat. Waktu terbaik atau golden time tidur adalah sebelum pukul 10 malam, dan tidur idealnya berlangsung selama 6–8 jam hingga pagi hari.

“Tidur tidak teratur sesekali mungkin tak berdampak besar, tapi kalau jadi kebiasaan harian, itu yang merusak ritme tubuh dan bisa berdampak serius di masa depan,” ujarnya.

Tak hanya soal tidur, dr. Aditya juga mengingatkan pentingnya gaya hidup sehat secara keseluruhan. Makan bergizi, olahraga rutin, dan hindari rokok adalah langkah sederhana tapi berdampak besar. 

Usia muda justru saat terbaik untuk membangun fondasi kesehatan jangka panjang.

“Jangan sampai merasa kuat sekarang, tapi menyesal nanti, bangun kebiasaan sehat mulai hari ini,” ujarnya mengakhiri.