Ginjal Mulai Lelah? Bisa Jadi Karena Daging Merah yang Kamu Makan!
VIVAJabar - Daging merah seperti sapi, kambing, dan domba memang kaya akan protein dan zat besi yang penting bagi tubuh. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus, daging merah justru dapat membebani kinerja organ vital, salah satunya ginjal.
Ginjal berfungsi untuk menyaring limbah dan kelebihan zat dari darah, termasuk hasil metabolisme protein. Ketika konsumsi protein khususnya dari daging merah berlebihan, ginjal harus bekerja lebih keras.
Jika berlangsung terus - menerus, hal ini bisa menyebabkan kerusakan jangka panjang.
Berikut penjelasan mengenai dampak negatif terlalu banyak mengonsumsi daging merah terhadap kesehatan ginjal :
1. Meningkatkan Beban Kerja Ginjal
Daging merah tinggi protein hewani. Saat tubuh memetabolisme protein, akan dihasilkan produk limbah seperti urea dan asam urat yang harus disaring oleh ginjal.
Asupan protein yang terlalu tinggi dalam jangka panjang dapat membuat ginjal bekerja ekstra keras, mempercepat keausan, dan meningkatkan risiko gangguan fungsi ginjal.
2. Memicu Pembentukan Batu Ginjal
Kandungan purin yang tinggi dalam daging merah dapat meningkatkan kadar asam urat, yang menjadi salah satu penyebab terbentuknya batu ginjal urat.
Selain itu, metabolisme protein hewani juga meningkatkan keasaman urin, yang dapat memicu batu ginjal jenis kalsium oksalat.
Ilustrasi Sakit Perut atau Gagal Ginjal
- Screenshot berita VivaNews
3. Risiko Gagal Ginjal Kronis
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan tinggi daging merah berhubungan dengan peningkatan risiko gagal ginjal kronis (CKD).
Hal ini disebabkan oleh kombinasi tingginya protein, lemak jenuh, dan zat aditif (pada daging olahan) yang dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal dan memicu peradangan.
4. Menurunkan Fungsi Filtrasi Glomerulus
Glomerulus adalah bagian dari ginjal yang menyaring darah. Konsumsi protein berlebih dapat menyebabkan hiperfiltrasi glomerulus, yaitu peningkatan tekanan darah di dalam ginjal.
Dalam jangka panjang, hal ini bisa menyebabkan kerusakan struktur dan penurunan fungsi penyaringan.
5. Meningkatkan Tekanan Darah dan Retensi Cairan
Daging merah, terutama yang diproses atau diasinkan, tinggi natrium.
Asupan natrium berlebih dapat menyebabkan retensi cairan dan tekanan darah tinggi, dua faktor yang sangat membebani ginjal dan mempercepat kerusakan fungsinya.