Yuk Coba 5 Tips Nabung Keren Buat Anak SMP Zaman Now!
VIVAJabar - Di tengah meningkatnya literasi keuangan di kalangan generasi muda, para pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) kini mulai diajarkan pentingnya menabung sejak dini.
Sejalan dengan tren keuangan tahun 2025 yang mengedepankan konsep digital saving dan manajemen keuangan mikro, edukasi finansial di tingkat pelajar menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk sekolah dan lembaga keuangan.
Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tren inklusi keuangan di kalangan remaja meningkat 18 persen pada semester pertama 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal ini dipicu oleh tingginya penetrasi aplikasi keuangan ramah anak dan kampanye nasional literasi keuangan yang menyasar pelajar.
Berikut beberapa tips menabung yang sesuai dengan kebiasaan dan kebutuhan pelajar SMP di era digital saat ini :
1. Gunakan Aplikasi Keuangan Ramah Anak
Tahun 2025 ditandai dengan hadirnya berbagai aplikasi keuangan yang didesain khusus untuk pelajar, seperti fitur tabungan pelajar di aplikasi bank digital.
Aplikasi ini memungkinkan siswa menyisihkan uang jajan harian secara otomatis.
Ilustrasi Keuangan
2. Buat Tujuan Tabungan yang Spesifik
Menabung akan lebih bermakna jika ada tujuan yang jelas, seperti membeli alat tulis, sepeda, atau mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Hal ini juga melatih pelajar memahami perencanaan jangka pendek.
3. Terapkan Sistem “50-30-20” versi Pelajar
Sesuai adaptasi dari prinsip manajemen keuangan populer, pelajar dapat menyisihkan 50% uang jajan untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan 20 persen untuk ditabung. Metode ini membantu membentuk disiplin keuangan sejak dini.
4. Gunakan Celengan Digital atau Fisik
Meski era digital mendominasi, celengan fisik tetap efektif untuk pelajar SMP. Beberapa sekolah bahkan mulai menyediakan celengan kelas berbentuk tabungan bersama sebagai sarana edukasi.
5. Ikut Tantangan Menabung Sekolah
Banyak sekolah kini mengadakan kompetisi menabung antarkelas atau individu, bekerja sama dengan koperasi sekolah dan bank. Ini menjadi cara menyenangkan untuk menanamkan kebiasaan menabung.
Dengan tren keuangan yang semakin canggih di 2025, kebiasaan menabung bagi pelajar bukan lagi sekadar nasihat orang tua, melainkan bagian dari keterampilan hidup yang perlu dilatih sejak dini.*