Trik Baca Buku Cepat Ala Anies Baswedan
- Sumber : Pinterest
VIVAJabar – Mantan Gubernur DKI dan akademisi Anies Baswedan membagikan metode efisien membaca buku dalam video berjudul “Trik Baca Buku Ala Anies Baswedan” di kanal YouTube resminya.
Video ini diunggah sekitar 1,8 tahun lalu dan telah mendapat perhatian luas dari ribuan penonton pecinta literasi.
Anies menargetkan audiens pembaca aktif dan pelajar yang ingin meningkatkan kecepatan serta pemahaman dalam membaca buku.
Ia menyampaikan trik yang sederhana namun efektif agar proses membaca tidak hanya cepat, tetapi juga bermakna.
Dalam video tersebut, ia menjelaskan tiga trik utama: fokus baca selektif, gunakan teknik skimming dan scanning, serta buat catatan ringkas untuk memperkuat ingatan.
Anies menekankan bahwa membaca bukan sekadar menyelesaikan halaman, melainkan menangkap intisari dan makna dari setiap bacaan.
Trik pertama, fokus baca selektif, berarti prioritas pada bagian penting seperti pendahuluan, ringkasan, dan kesimpulan.
Dengan demikian pembaca bisa langsung mendapatkan inti materi tanpa terjebak rincian yang kurang relevan.
Kedua, teknik skimming dan scanning membantu membaca cepat sambil menyaring informasi utama dan kata kunci.
Anies menyebutkan ini efektif untuk memahami konteks secara keseluruhan sebelum membaca detail yang diperlukan.
Ketiga, membuat catatan ringkas setelah membaca membantu memperkuat ingatan dan memudahkan revisi.
Catatan ini bisa berupa poin-poin penting atau kutipan menarik yang akan bermanfaat saat kebutuhan referensi atau diskusi.
Menurut Anies, kombinasi trik ini tidak hanya mengefisienkan waktu, tetapi juga meningkatkan mutu pemahaman buku.
Ia menyerukan agar pembaca aktif mulai membiasakan teknik ini agar studi dan literasi mereka semakin berkualitas.
Anies Baswedan dikenal bukan hanya sebagai politisi dan akademisi, tetapi juga sebagai promotor pendidikan dan literasi di Indonesia.
Melalui kanal resminya di YouTube, ia konsisten menghadirkan konten yang mendorong masyarakat membaca, berpikir kritis, dan berkembang secara intelektual.