Kosambi Bandung, Dari Jejak Pohon Langka hingga Pusat Ekonomi Kota
- Instagram @info.kosambi
VIVAJabar – Kosambi, yang terletak di Kelurahan Kebon Pisang, Kecamatan Sumur Bandung, kini dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan utama di Kota Bandung.
Kawasan ini menjadi magnet aktivitas pasar dan toko tekstil yang ramai setiap hari.
Di balik hingar-bingar kawasan modern itu, tersimpan kisah sejarah: nama “Kosambi” diambil dari pohon kesambi (Schleichera oleosa), tumbuhan asli yang dulu banyak tumbuh di area tersebut.
Pohon Kosambi dikenal bisa tumbuh hingga sekitar 40 meter dengan daun rimbun dan kayu yang kuat. Biji buahnya bahkan digunakan sebagai minyak obat dan pelumas tradisional oleh masyarakat setempat.
Walaupun pohon kosambi kini hampir punah di Bandung karena perubahan penggunaan lahan, namanya tetap diabadikan sebagai identitas wilayah yang sibuk dan terus berkembang.
Dalam catatan topografi kota, Pasar Kosambi pernah menjadi pusat kegiatan warga dan perantau Jawa yang menetap di Bandung. Pasar ini adalah titik temu sekaligus pusat ekonomi sejak awal abad ke‑20.
Kini, Pasar Kosambi telah berevolusi dari pasar tradisional ke fasilitas yang lebih modern, menghadirkan ruang kreatif seperti The Hallway Space yang sangat diminati generasi muda.
Kisah nama Kosambi menjadi pengingat bahwa banyak tempat di Bandung memiliki akar sejarah ekologis dan budaya yang mendalam — hanya tinggal kita menelusurinya.