Diterpa Pandemi, Dosen Wanita Ini Bantu Topang Ekonomi Para Tetangga Lewat Destinasi Kuliner
- Screenshot berita VivaNews
Bermacam-macam jenis kuliner ia jual, seperti ayam ingkung, mangut lele, brongkos iga dan rica-rica mentok. Namun ada satu yang benar-benar menjadi andalannya, yaitu gudeg manggar .
Alasannya, di Yogyakarta belum ada pemain utama yang mendominasi jualan gudeg manggar seperti gudeg nangka muda (gori - red.). Rintania merekrut 10 tetangganya untuk membantu usahanya, dari mengolah bahan dasar, pengepakan sampai penjualan.
Sebagai pemasok kebutuhan bahan dasar masakan seperti telor dan daging ayam, juga banyak melibatkan warga kampungnya.
Namun khusus untuk manggar, ia harus mendatangkan dari Bantul, karena di sana, ketersediannya melimpah.
Perlahan, produk 'Luweng Kayu' mulai dikenal khalayak luas. Tak butuh waktu lama, gudeg manggarnya mulai dicari orang.
Postingan Rintania di sosmed menjaring banyak atensi kawan-kawannya, sehingga mulailah banyak yang tertarik menjadi reseller dengan sistem penjualan dropship.