Hati Hati Pantangan yang Harus Dihindari Saat Perayaan Tahun Baru Imlek Agar Tidak Sial Sepanjang Tahun
VIVA Jabar –Dalam merayakan Tahun Baru Imlek ini ternyata memiliki sebuah pantangan yang wajib dan perlu dihindari bagi setiap masyarakat tionghoa.
Dalam pandangan tersebut telah dipercaya etnis Tionghoa dapat membawa keberuntungan atau malah dapat membawa kesialan di sepanjang tahun dengan begitu mereka meyakini pada setiap tindakan yang dilakukan pada hari pertama Tahun Baru Imlek ini berdampak signifikan terhadap keuntungan.
Di bawah ini ada beberapa pantangan yang harus dihindari agar tidak mendapatkan kesialan sepanjang tahun.
1. Dilarang menjahit
Masyarakat tionghoa sangat dilarang menjahit saat perayaan Malam Tahun Baru Imlek dan dalam larangan ini berlaku dari hari pertama hingga hari kelima konon katanya apabila menjahit di perayaan Imlek maka ia akan mendapatkan kesulitan.
2. Makan Bubur Daging
Kemudian pantangan yang harus dihindari saat perayaan Tahun Baru Imlek adalah memakan bubur atau daging sebagai menu sarapan.
Dalam hal ini lantaran mereka telah menganggap hanya orang-orang miskin saja yang memakan bubur sebagai sarapan.
3. Berkata-kata negatif
Dalam masyarakat tionghoa ini juga sangat meminta untuk tetap menggunakan kata-kata negatif dan menghindari perdebatan pada saat perayaan Tahun Baru Imlek, karena dengan mengucapkan kata-kata negatif ini akan membawa energi yang buruk dan kesialan di sepanjang tahun.
4. Larangan menggunakan gunting dan pisau
Saat perayaan Tahun Baru Imlek ini hal yang harus dihindari adalah menggunakan gunting dan pisau karena gunting dianggap sebagai bibir tajam saat orang bertikai. Dan pisau selalu mengalahkan padahal hal-hal yang tidak menguntungkan.
5. Memberi hadiah berupa buah pir
Selain gunting daun pisau masyarakat juga dilarang untuk memberikan hadiah berupa buah pir, Rena dalam waktu itu menjadikan sebuah benda yang memiliki arti buruk dalam budaya Tionghoa.
Berikut itu merupakan beberapa pantangan yang memang harus dihindari saat perayaan Tahun Baru Imlek agar tidak mendapatkan kesialan disepanjang tahun.*