Harga Elpiji 3 Kg Terbaru! Simak Selisih Harga di Pangkalan dan Pengecer

LPG 3kg
Sumber :
  • istimewa

Jabar –Banyak masyarakat bertanya-tanya, berapa harga Elpiji 3 kg sekarang? Apakah ada kenaikan harga atau tetap stabil? 

img_title Sri Mulyani Dicopot Prabowo, Media Asing Ungkap Fakta Mengejutkan

Untuk itu, penting mengetahui harga resminya di pangkalan serta perbedaan harga yang terjadi di tingkat pengecer.

Di Palmerah, Jakarta Barat, misalnya, harga per tabung tercatat sekitar Rp 16.000 di pangkalan resmi, sementara harga di pengecer bisa mencapai Rp 25.000 per tabung. 

img_title Reshuffle Kabinet, Prabowo Tambah Kementerian Baru Haji-Umrah

Bahlil mengungkapkan, ada laporan tentang lonjakan harga hingga Rp 25.000, yang berisiko membuat subsidi pemerintah tidak tepat sasaran.

LPG 3kg

Photo :
  • istimewa

img_title Kedatangan Thom Haye dan Eliano Reijnders, Segini Update Nilai Pasar Persib Bandung

Di Blitar, Jawa Timur, harga elpiji 3 kg tercatat Rp 22.000 per tabung. 

"Harganya sekarang Rp 22.000. Sebelumnya sempat turun menjadi Rp 20.000, tapi tidak lama kemudian naik lagi," kata Sri, salah satu konsumen di Blitar, Kamis (30/1/2025).

Di Jakarta, harga bervariasi antara Rp 20.000 hingga Rp 21.000 per tabung di warung-warung, sementara harga di agen resmi dibanderol Rp 18.000. 

"Harga elpiji di warung-warung Madura Rp 20.000-21.000. Di agen resmi Rp 18.000, kemarin saya beli dua tabung, tetapi sekarang stoknya agak menipis," ujar Dony, warga Sawah Besar, Jakarta Pusat. 

Sementara itu, di Cibubur, Jakarta Timur, salah satu pedagang menjual elpiji dengan harga Rp 23.000 per tabung. 

"Harga Rp 23.000 sudah cukup lama, bukan hanya belakangan ini," ungkapnya

Harga elpiji 3 kg tanpa subsidi Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, harga resminya seharusnya Rp 12.750 per tabung dengan subsidi sebesar Rp 30.000 per tabung. 

Namun, jika subsidi tidak ada, harga aslinya bisa mencapai Rp 42.750 per tabung.

"Manfaat subsidi dari APBN seperti harga BBM, elpiji, listrik, dan pupuk yang lebih terjangkau langsung dirasakan oleh masyarakat," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN 2024, Senin (6/1/2025).

Pemerintah kembali memungkinkan pengecer menjual gas 3 kg, yang sebelumnya hanya dapat dibeli di pangkalan resmi. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengumumkan kebijakan ini secara langsung. 

Dengan demikian, pengecer akan berfungsi sebagai sub-pangkalan untuk penjualan gas 3 kg oleh pemerintah dan PT Pertamina.

"Mulai hari ini, pengecer di seluruh Indonesia akan kembali menjual elpiji 3 kg dengan status sebagai sub-pangkalan," ujar Bahlil saat meninjau pangkalan elpiji di Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (4/2/2025).

Halaman Selanjutnya
img_title