Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Kembali Program Normalisasi Sungai dan Kali Meski Terkendala Oknum Sertifikatkan Sungai
VIVA Jabar –Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Kembali Program Normalisasi Sungai dan Kali Meski Terkendala Oknum yang Sertifikatkan Wilayah Sungai
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengungkap soal anggaran normalisasi sungai dan kali di wilayah Kabupaten Bekasi ternyata ada namun terkendala.
Hal tersebut terungkap saat Kang Dedi Mulyadi bertanya ke salahseorang petugas Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).
Dari percakapan yang terunggah di akun pribadi Kang Dedi Mulyadi itu, pengerjaan normalisasi kali yang dilakukan oleh petugas di beberapa titik belum berjalan optimal karena terkendala sebagian wilayah sungai yang disertifikatkan.
"Mentok di kali Bekasi daerah Babelan karena terkendala daerah yang akan dinormalisasi-nya tanahnya menjadi hak milik," terang Petugas dilansir VIVA Jabar dari @dedimulyadi71
Dedi Mulyadi menanyakan progres proyek tersebut ke petugas BBWS terkait pelaksanaan normalisasi kali yang hanya 11,6 persen pengerjaan, sementara sisinya terkendala masalah lahan yang berubah jadi perorangan dan juga perusahaan.
"Yang jahat di Indonesia banyak sekali, ya Tuhan. Apakah kamu tidak takut, sungai disertifikatkan?" jelas Dedi Mulyadi dengan memakai logat Sunda.
Dedi juga menyinggung soal iuran Rp500 Miliar yang digalangnya dengan beberapa kepala daerah, harusnya tidak mesti dilakukan karena proyek normalisasi kali sudah ada, namun tidak berjalan.
"Dikarenakan sepanjang aliran sungai Bekasi, Cikeas dan Cileungsi tanahnya sudah sudah bersertifikat. Untuk itu, harus dituntaskan," jelas Dedi Mulyadi.
Terungkaplah bahwa selama ini ada proyek normalisasi kali dengan pengerukan dan pelebaran, termasuk di wilayah Babelan yang sempat disinggahi Presiden Prabowo saat mengunjungi korban banjir di Babelan, Bekasi.
Dengan komitmen lingkungan yang dimiliki oleh Kang Dedi Mulyadi, semoga menjadi spirit bagi warga Jabar dalam menjaga lingkungan.