Cegah Kerugian Negara, Gubernur Dedi Mulyadi Tekankan Audit Alih Fungsi Lahan
VIVA Jabar – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jabar, Herman Suryatman, menghadiri acara serah terima jabatan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Barat di Kota Bandung.
Jabatan tersebut resmi diserahterimakan dari Widhi Widayat kepada Eydu Oktain Panjaitan.
Serah terima jabatan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 43/TPA Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan BPK,
serta Keputusan Sekretaris Jenderal BPK Nomor 88/K/X-X.3/02/2025 mengenai pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
Dengan keputusan ini, Widhi Widayat kini mengemban tugas baru sebagai Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara Wilayah V, sementara Eydu Oktain Panjaitan yang sebelumnya menjabat di Sumatera Utara kini memimpin BPK Perwakilan Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Widhi atas dedikasi dan kinerjanya, serta mengucapkan selamat bertugas kepada Eydu di posisi barunya.
Dedi Mulyadi juga menegaskan pentingnya peran BPK dalam mengawasi dan mengaudit alih fungsi lahan di Jawa Barat.
"Pemerintah menyalurkan sembako, memperbaiki rumah warga terdampak, dan lain sebagainya," ucap Dedi Mulyadi.
Ia menambahkan bahwa kerugian dari alih fungsi lahan tidak hanya terkait dengan ekologi, tetapi juga berdampak pada ekonomi dan keuangan Negara
Dedi, memaparkan, negara mengeluarkan uang baik APBN/APBD provinsi/ kabupaten/kota, yang tentunya memiliki implikasi terhadap menurunnya belanja pemerintah untuk sektor publik lainnya.
"Belanja penanganan bencana itu besar, padahal bisa dibelanjakan untuk kepentingan pendidikan, kesehatan, infrastruktur atau sektor publik lainnya," katanya.
"Jadi bagi saya alih fungsi lahan bukan hanya aspek-aspek yang berpengaruh pada ekologi, tapi juga ekosistem perekonomian dan keuangan negara," ujar Dedi.
Sementara itu, Pimpinan V BPK RI, Bobby Adhityo Rezaldi, menyatakan apresiasinya atas terlaksananya serah terima jabatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk menjaga kesinambungan fungsi organisasi ke depan.
"Saya berikan apresiasi kepada Bapak Widhi yang sudah kerja keras mampu membangun jalinan komunikasi yang baik dengan seluruh stakeholders pembangunan di Jabar," ucap Bobby.