Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Bakal Tetapkan Vesektomi Jadi Syarat Masyarakat Miskin Dapat Bansos

Dedi Mulyadi
Sumber :

VIVA JabarDedi Mulyadi yang merupakan gubernur Jawa Barat telah menyampaikan sebuah rencananya agar vasektomi atau KB pria menjadi salah satu syarat untuk menerima bantuan sosial masyarakat prasejahtera yang berada di wilayahnya. 

img_title Dedi Mulyadi Geram, Sampah Pasar Caringin Tak Kunjung Terselesaikan

Bahkan dia telah mengusulkan bagi setiap warga yang bersedia untuk melakukan vasektomi akan diberi insentif sebesar 500.000, Dedi juga sering mengatakan bahwa dirinya dimintai tolong oleh orang-orang untuk membantu biaya kelahirannya yang angkanya mencapai 25 juta. 

"Lahiran itu enggak tanggung-tanggung loh 25 juta, 15 juta karena rata-rata caesar dan itu rata-rata anak keempat, anak kelima," kata Dedi Mulyadi.

img_title HUT Karawang ke-392, Dedi Mulyadi Minta Kota Lebih Rapi dan Estetik

Sementara di sisi lain dia telah mengatakan bahwa apabila ada seseorang menikah maka harus bertanggung jawab atas kehamilan, kelahiran dan juga pendidikan anaknya. 

"Nah, kalau orang tidak punya kemampuan untuk membiayai kelahiran, membiayai kehamilan, membiayai pendidikan, ya jangan dulu ingin menjadi orang tua dong," ujarnya. 

img_title Fakta Baru, Dedi Mulyadi Klarifikasi Anggaran Dinas Gubernur Jauh dari Isu Rp2,8 Miliar Per Bulan

Dengan begitu Dedi Mulyadi ingin sekali para penerima bantuan sosial untuk biaya kelahiran, Rumah Sakit, listrik dan bantuan pangan non tunai perumahan beasiswa dan lainnya ada syarat KB Pria. 

"Saya harapkan suaminya atau ayahnya yang ber-KB, sebagai bentuk tanda tanggung jawab terhadap diri dan keluarganya. Jangan terus-terusan dibebankan pada perempuan gitu loh," ujarnya.

Bahkan mantan Bupati Purwakarta tersebut telah mengakui dalam program KB pria ini sudah berjalan dan terdapat setiap orang yang meminta bantuan kepada dirinya diminta untuk vasektomi. 

"Kemarin di Bandung sudah, nanti tiap Rabu ada kegiatan vasektomi dan yang divasektomi dikasih insentif Rp 500 ribu oleh gubernur," ucap Dedi.

Vasektomi sendiri merupakan salah satu sebuah prosedur kontrasepsi permanen yang dilakukan oleh para pria dalam mencegah kehamilan dengan memotong dan mengikat saluran sperma agar tidak mempengaruhi sebuah hormon testosteron, libido atau kemampuan ereksi.