Pegadaian Kanwil Jawa Barat Minta UMKM Makin Kompetitif dengan Stimulus Gadepreneur 2025

Dede Kurniawan,Pegadaian Kanwil X Jawa Barat
Sumber :
  • Istimewa

VIVA JabarPegadaian Kanwil X Jawa Barat Dorong UMKM Lebih Tangguh dan Mandiri Lewat Pembinaan Gadepreneur 2025 di Bandung

img_title Pegadaian Bagi-bagi Emas Gratis, Begini Cara Dapatkannya di Jawa Barat

Sebanyak 360 peserta terpilih mengikuti program pembinaan UMKM andalan PT Pegadaian, Gadepreneur, yang kembali digelar di tahun 2025.  

Para peserta dari seluruh Indonesia lolos proses seleksi dan kini tengah mengikuti Pembinaan Offline yang dilaksanakan di 12 wilayah, yaitu Jakarta Barat, Balikpapan, Malang, Yogyakarta, Lombok, Pekanbaru, Jakarta Timur, Palu, Makassar, Palembang, Aceh, dan Bandung.

img_title Traveler Wajib Tahu, Ini 5 Spot Oleh-Oleh Bandung Paling Kekinian ‎

Di wilayah Bandung sendiri, kegiatan Pembinaan Offline berlangsung pada Kamis, 1 Mei 2025, bertempat di Hotel Novotel. 

Acara ini dibuka langsung oleh Pemimpin Wilayah X Jawa Barat, Dede Kurniawan. Pegadaian Kanwil X Jawa Barat bekerjasama dengan YEA (Young Entrepenurship Academy) melatih 30 peserta UMKM terpilih.

img_title Digitalisasi UMKM Makin Ngebut, Aksesmu Ajak Seribu Pedagang

“Gadepreneur bukan hanya wadah belajar bisnis, tapi juga menjadi jembatan untuk memperkuat ekosistem UMKM di Indonesia. Kami berharap para peserta tidak hanya tumbuh secara bisnis, tapi juga secara mental sebagai pelaku usaha yang tangguh dan adaptif,” ujar Dede dalam sambutannya.

Diketahui, Gadepreneur merupakan komunitas yang dibentuk Pegadaian untuk para nasabah, agen, mitra bisnis, maupun masyarakat umum yang ingin meningkatkan kompetensi kewirausahaan. Tujuan utama dari program ini adalah mencetak komunitas UMKM yang mandiri, kreatif, dan memiliki daya saing tinggi di pasar nasional maupun global.

"Manfaat utama dari Gadepreneur meliputi peningkatan kapabilitas UMKM melalui workshop dan rebranding produk, peningkatan produktivitas dan kualitas usaha, serta perluasan jaringan bisnis dan akses pasar," jelasnya.

Dede juga menjelaskan bahwa, para peserta berasal dari empat kategori bisnis unggulan, yaitu Kuliner (olahan, camilan, frozen food), Fesyen (busana, hijab, sepatu, tas, aksesori), Beauty (kecantikan, kesehatan, perawatan), dan Kriya (kerajinan, pernak-pernik, hobi, mainan).

Selama pembinaan, lanjut Dede, para peserta akan mendapatkan pendampingan dari mentor Entrepreneur nasional ternama, Jaya Setiabudi dan Gazan Azka Ghafara.

"Keduanya akan memberikan masukan dan evaluasi terhadap produk peserta, mencakup aspek pasar, kemasan, branding, distribusi, hingga strategi promosi. Penilaian dari mentor akan diakumulasikan dengan nilai selama pembinaan online untuk menentukan kandidat terbaik dalam program Rebranding," jelasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title