Muhaimin Iskandar Tentang Keras Kebijakan Vasektomi Hingga Pernyataan Dedi Mulyadi Soal Penerima Bansos

Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Tanah Laut
Sumber :
  • Viva.co.id

VIVAJabar– Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar menyatakan keberatannya soal vasektomi yang diberikan kepada penerima bansos. 

img_title Dedi Mulyadi Geram, Sampah Pasar Caringin Tak Kunjung Terselesaikan

Ia menganggap bahwa pemasangan vasektomi harus dilandaskan kerelaan dan tidak paksaan sama sekali.  

“Ya, tidak ada satu pun yang boleh memaksakan vasektomi. Vasektomi bagian dari hak asasi manusia. Vasektomi itu kerelaan," kata Cak Imin.

img_title HUT Karawang ke-392, Dedi Mulyadi Minta Kota Lebih Rapi dan Estetik

Kasus

Photo :
  • Screenshot berita tvonenews.com

img_title Fakta Baru, Dedi Mulyadi Klarifikasi Anggaran Dinas Gubernur Jauh dari Isu Rp2,8 Miliar Per Bulan

Cak Imin mengeaskan bahwa tidak ada aturan untuk mengatur vasektomi sebagai syarat mendapatkan bantuan sosial (bansos). 

“Karena itu tidak ada aturan satu pun yang mensyaratkan bansos itu tertentu sebagai vasektomi,” ujar Cak Imin. 

Namun, jika menelisik lagi Dedi Mulyadi tidak mengungkapkan bahwa harus menjalani vasektomi.

Melainkan, mewajibkan penerima bansos dan beasiswa untuk melakukan pemasangan alat kontrasepsi seperti KB. 

Dilansir dari akun Tik-Tok @dedimulyadiofficial (5/5/2025) Dedi Mulyadi menjelaskan terkait regulasi penerima bansos dan beasiswa di Jawa Barat. 

"Nanti ke depan, ada 150 ribu penerima jaringan listrik baru dari Pemprov Jabar, tapi syaratnya boleh dipasang listrik tapi harus KB dulu," kata Dedi. 

"Para penerima bantuan sosial yang penerimanya misalnya masih usia produktif, boleh nerima bantuan sosial tapi harus KB dulu," tegasnya.