Legislatif PDI Perjuangan Ultimatum AJB Bumiputera Jual Aset Untuk Bayar Klaim Nasabah

Ketua DPD PDI P Jabar, Ono Surono
Sumber :
  • viva.co.id

VIVAJabar - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Ono Surono menekankan pada AJB Bumiputera 1912 menuntaskan kewajibannya mencairkaan hak puluhan ribu nasabah di Jawa Barat.

img_title Kronologi Unisba dan Unpas Diserang Gas Air Mata, Panik Mencekam

"Besok saya akan datang ke kantor pusat AJB Bumi Putera, untuk menanyakan secara langsung terkait tanggung jawab pembayaran klaim asuransi dari 48 ribu nasabah yang nilainya mencapai Rp861 milyar,” ujar Ono kepada wartawan, Senin 19 Mei 2025.

“Memang sudah dibayar sebagian, sebanyak Rp. 20 milyar untuk 30.300 nasabah. Sehingga para nasabah yang belum dibayar ini minta kejelasan,” terangnya.

img_title Kesehatan dan Finansial Aman! Ini Misi Generali Indonesia di 17 Kota Besar di 2025

Untuk saat ini telah disepakati untuk memperbaiki data para pemegang polis terlebih dahulu.

"Tadi sudah dijelaskan bahwa daerah tidak memiliki kewenangan, harus pusat. Jadi kita tadi sudah memiliki kesepakatan untuk memperbaiki data para pemegang polis yang harus dilakukan secara benar,” katanya.

img_title Politisi PDI Perjuangan Ultimatum Kades Politisasi Musibah Pergerakan Tanah di Purwakarta

Ilustrasi Asuransi Kesehatan

Photo :
  • Pinterest

“Karena selama ini mereka merasa kesulitan melakukan komunikasi dan memastikan apakah selama ini para nasabah sudah terdata atau belum," tambahnya.

"Tentu ini juga diperhadapkan dengan langkah-langkah agar Bumi Putera segera melakukan penjualan aset di Jabar untuk membayar aset yang di Jabar," tambahnya.

Kepala Wilayah AJB Bumi Putera 1912 Jawa Barat  Asep Wiyandi Erwinsyah menjelaskan usai pertemuan bahwa solusi atau titik temu antara para pemegang polis dengan AJB Bumiputera akan diputuskan terbaik untuk bersama.

"Kewenangan pembayaran klaim pemegang polis itu ada di kantor pusat. Jadi kepala wilayah itu sebatas sebagai koordinator pemasaran, pengendali dan pengawas sistem pelayanan tentunya semua itu adalah kebijakan dan keputusan manajemen," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan pemegang polis AJB Bumiputera 1912 menuntut kejelasan atas dana klaim yang tak kunjung dibayar sejak 2019. 

Dalam pertemuan dengan DPRD Jawa Barat di Bandung, Jumat 16 Mei 2025, mereka berharap wakil rakyat bisa menjadi jembatan untuk menyuarakan hak yang belum terpenuhi.

Forum Pejuang Klaim AJB Bumiputera 1912 Jawa Barat ini mewakili sekitar 700 orang dari total 5.000 korban di wilayah tersebut, nilai klaim yang belum dibayarkan ditaksir mencapai Rp 22 miliar. **