Anak Perusahaan Pos Indonesia Rebranding jadi PosDigi, Jualan Value atau Produk?
- Istimewa
VIVAJABAR – PT Pos Indonesia (Persero) menunjukkan komitmen kuatnya di industri teknologi digital. Mereka resmi melakukan rebranding anak perusahaannya dari Posfin menjadi PosDigi pada 16 Mei 2025.
Langkah strategis merupakan bentuk penegasan identitas baru sebagai penyedia solusi teknologi terintegrasi.
Perjalanan digitalisasi Pos Indonesia dimulai sejak 2 April 2001. Saat itu, mereka telah menjadi pionir dalam modernisasi jaringan komunikasi perusahaan induk.
Layanan awal yang mereka berikan meliputi internet, VPN, VoIP, hingga sistem pengawasan CCTV. Semua ini menjadi fondasi awal transformasi digital mereka.
Transformasi berlanjut pada 24 April 2019 dengan perubahan nama menjadi Posfin. Fokus utama mereka saat itu adalah penguatan teknologi pembayaran digital.
Posfin berhasil memperluas jangkauan layanan keuangan Pos Indonesia. Hal ini dicapai melalui integrasi sistem pembayaran dan transaksi digital di berbagai titik layanan.
Tiga Layanan Utama
PosDigi kini hadir dengan tiga layanan utama yang siap mendorong percepatan digitalisasi. Pertama adalah AgenPos, solusi pembayaran dan transaksi keuangan digital berbasis keagenan.
AgenPos menawarkan fitur lengkap dan jangkauan luas. Layanan ini dirancang dengan fokus pada kemudahan penggunaan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Layanan kedua adalah Billr, sebuah solusi ekosistem digital terintegrasi. Billr hadir untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik sekaligus mengoptimalkan nilai bisnis.
Layanan ini menjawab kebutuhan sistem digital yang adaptif. Billr juga menawarkan efisiensi di berbagai lini usaha yang semakin kompleks.
Sera menjadi lini layanan ketiga dari PosDigi. Layanan ini menawarkan solusi digital berbasis perangkat lunak, kecerdasan buatan (AI), perangkat keras, hingga layanan cloud.
Sera dirancang khusus untuk segmen enterprise dan instansi pemerintahan. Fokus utamanya adalah teknologi dengan tingkat keamanan dan reliabilitas tinggi.
Pertumbuhan dan Prospek ke Depan
Sandi Mardiansyah, Direktur PosDigi, mengungkapkan bahwa perubahan ini sejalan dengan pertumbuhan revenue yang mencapai 44,9 persen pada tahun 2024.
Rebranding ini juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. PosDigi siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mewujudkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari keluarga besar Pos Indonesia, PosDigi optimistis dapat terus berkontribusi. Mereka hadir untuk masa depan yang lebih terhubung dan efisien.(*)