Berkurban di Hari Raya Idul Adha : Hukum dan Keutamaannya dalam Islam
- Istimewa
VIVAJabar — Setiap tanggal 10 Zulhijah, umat Muslim di seluruh dunia merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh kekhidmatan. Namun, di balik tradisi ini, masih banyak umat yang belum memahami secara menyeluruh hukum dan keutamaan berkurban. Berikut penjelasan lengkapnya.
Apa Itu Ibadah Kurban?
Ibadah kurban adalah penyembelihan hewan ternak seperti kambing, sapi, atau unta pada hari Idul Adha dan hari-hari Tasyrik (11–13 Zulhijah), sebagai bentuk meneladani ketaatan Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan Allah untuk mengorbankan putranya, Ismail AS.
Sebagaimana dalam firman Allah SWT:
“Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah.”
(QS. Al-Kautsar: 2)
Hukum Berkurban dalam Islam
Para ulama berbeda pendapat mengenai hukum berkurban :
Mayoritas ulama (jumhur) seperti Imam Malik, Imam Syafi’i, dan Imam Ahmad berpendapat bahwa berkurban sunnah muakkadah (sunah yang sangat dianjurkan) bagi yang mampu.
Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa berkurban wajib bagi Muslim yang mampu secara finansial, serupa dengan syarat wajib zakat.
Karena itu, meskipun tidak berdosa jika tidak melakukannya (menurut jumhur), meninggalkan ibadah kurban bagi yang mampu dianggap sebagai kelalaian terhadap salah satu sunah terbesar di hari raya.
Keutamaan Berkurban
Berkurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi merupakan bentuk ibadah yang memiliki banyak keutamaan :
1. Mendekatkan Diri kepada Allah (Taqarrub Ilallah)
Kata "kurban" berasal dari kata qaruba yang berarti "dekat". Dengan berkurban, seseorang menunjukkan ketaatan dan rasa syukur atas nikmat rezeki.
2. Menghidupkan Sunah Nabi Ibrahim AS
Ibadah ini merupakan simbol ketaatan luar biasa Nabi Ibrahim AS, yang diuji untuk mengorbankan putra tercintanya.
3. Dihapuskan Dosa
Rasulullah SAW bersabda :
"Tidak ada amalan yang dilakukan anak Adam pada hari Nahr yang lebih dicintai Allah daripada menyembelih hewan kurban..."
(HR. Tirmidzi, Ibnu Majah)
4. Pahala dari Tiap Helai Bulu
Dalam riwayat disebutkan bahwa setiap helai bulu hewan kurban akan dibalas dengan satu kebaikan.
5. Berbagi dengan Sesama
Sebagian daging kurban wajib dibagikan kepada fakir miskin. Ini mempererat silaturahmi dan membantu sesama dalam merayakan Idul Adha.