BPJS Ketenagakerjaan Buka Peluang Kerja Full Akses Bagi Disabilitas

Inclusive Job Center BPJS Ketenagakerjaan
Sumber :
  • Istimewa

 

img_title Lengkap! Cara Mencairkan Saldo JHT Secara Online

VIVAJabar — Komitmen menciptakan dunia kerja yang inklusif semakin diperkuat. 

BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Barat resmi menggelar sosialisasi program Inclusive Job Center kepada 30 perusahaan di kawasan Bandung Raya. 

img_title Catat Baik-baik! Berikut Kriteria Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Program ini menjadi langkah strategis untuk membuka akses lapangan kerja yang lebih luas bagi penyandang disabilitas.

Dalam kegiatan bertema "Peningkatan Partisipasi Disabilitas pada Pasar Kerja", BPJS Ketenagakerjaan menegaskan pentingnya peran dunia usaha dalam membentuk ekosistem kerja yang adil dan setara. 

img_title 3 Jurusan Baru yang Lulusannya Diburu Industri! Cek Kampusnya

Inclusive Job Center hadir sebagai jembatan antara perusahaan dan pencari kerja disabilitas, serta mengedukasi pelaku industri bahwa keberagaman tenaga kerja bisa menjadi kekuatan produktif.

Komisioner Nasional Disabilitas, Eka Prastama Widiyanta, menekankan bahwa tingkat partisipasi penyandang disabilitas di sektor kerja masih tergolong rendah. 

“Kami percaya, dengan keterlibatan aktif perusahaan dalam Inclusive Job Center, kita bisa menciptakan lingkungan kerja yang lebih adil, setara, dan produktif,” ujar Eka dalam keterangannya, Selasa 24 Juni 2025.

Dalam sesi diskusi, para narasumber membahas berbagai aspek penting mulai dari kebijakan ketenagakerjaan yang ramah disabilitas, pentingnya jaminan sosial bagi penyandang disabilitas, hingga tantangan implementasi inklusi di sektor industri.

Kepala Kantor Wilayah Jawa Barat BPJS Ketenagakerjaan, Kunto Wibowo menyampaikan bahwa Inclusive Job Center bukan sekadar program formalitas. 

“Kami ingin mendorong perusahaan untuk tidak sekadar memenuhi regulasi, tetapi benar-benar membuka ruang dan mindset baru bahwa pekerja disabilitas punya potensi besar yang bisa dikembangkan. Ini adalah investasi sosial dan produktivitas jangka panjang,” ungkapnya.

Ia juga berharap kolaborasi lintas sektor pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat demi terwujudnya pasar kerja yang berkeadilan. 

“Kami meyakini bahwa dunia kerja yang inklusif bukan hanya memberi manfaat bagi individu penyandang disabilitas, tetapi juga memperkaya budaya kerja dan meningkatkan produktivitas perusahaan,” ujarnya.

“Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” tambahnya.**