Dedi Mulyadi : yang Demo Bukan Hanya Orang Jawa Barat
VIVAJabar - Para pelaku usaha kepariwisataan baik sopir bus, pengusaha bus ini sampai memblokade jembatan Pasopati.
Para demostran ini menuntut Dedi Mulyadi mencabut SK larangan studi tour, sebab adanya SK larangan tersebut membuat pendapatan mereka menurun.
Melalui media sosial nya ayah dari Kahiyang ini menjelaskan bahwa yang dilarang dalam SK tersebut adalah studi tour, bukan kepariwisataan.
Dari adanya demontrasi tersebut, Dedi menyimpulkan bahwa kegiatan studi tour itu adalah kegiatan piknik.
"Jadi semakin jelas bahwa kegiatan studi tour itu adalah kegiatan piknik, rekreasi, "ucapnya melalui media sosial yang tersebar.
Karena bisa dibuktikan yang melakukan demontrasi para pelaku usaha jasa kepariwisataan, kata Dedi.
Lebih lanjut ia mengatakan, ternyata ini mendapat dukungan dari asosiasi jeep dari Jogjakarta.
Jadi yang demo itu bukan hanya orang Jawa Barat, tapi juga orang luar Jakarta terutama asosiasi jeep yang melakukan pengangkutan di Gunung Merapi Jogjakarta.
Gubernur Jawa Barat ini menegaskan bahwa dirinya akan menjaga ketenangan orang tua siswa, supaya tidak ada pengeluaran-pengeluaran diluar pendidikan.