Wali Kota Bandung Lawan Kebijakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Soal Studi Tour
VIVAJabar - Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat melarang studi tour karena dianggap hanya bentuk rekreasi saja, namun Farhan Walikota Bandung melawan kebijakan sang Gubernur.
Demonstrasi yang terjadi di depan Gedung Sate, Bandung meminta Gubernur Jawa Barat mencabut SK larangan studi tour.
Namun Kang Dedi, begitu sapaan akrabnya justru menjelaskan bahwa yang dilarang dalam SK Gubernur tersebut adalah studi tour bukan kepariwisataan.
Dengan adanya demontrasi itu, semakin jelas bahwa studi tour itu kegiatan piknik, rekreasi.
Hal ini jelas terlihat dari para pendemo yang merupakan pelaku usaha jasa kepariwisataan, dan ternyata para pendemo mendapat dukungan dari asosiasi jeep Jogjakarta.
Kang Dedi Mulyadi atau KDM ini menegaskan tetap melarang kegiatan studi tour, ia akan menjaga ketenangan orang tua siswa sehingga tidak ada pengeluaran diluar kebutuhan pendidikan.
Berbeda dengan Kang Dedi, Wali Kota Bandung Farhan justru mengizinkannya, sebab larangan tersebut dianggap merugikan pelaku wisata.
Farhan menekankan kegiatan studi tour itu dibolehkan asal tidak wajib dan tidak ada pengaruhi nilai, artinya tidak ada paksaan.
"Kota Bandung mah bebas, keluar boleh, masuk boleh," tegasnya.