Orang Bali Datang Ke Dedi Mulyadi, Ingin Anaknya Dimasukkan Barak Militer
- YouTube KDM
VIVAJabar - Pro kontra kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal barak militer yang oleh sebagian orang dianggap sebagai melanggar HAM, namun justru karena program ini orang Bali datang kepada Dedi.
Dilansir dari kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL, seorang perempuan paruh baya bertemu dengan Gubernur Jawa Barat.
Ia berasal dari Denpasar, Bali datang jauh-jauh hanya untuk bertemu Kang, sapaan akrab Dedi Mulyadi.
Tentu ia membawa masalah yang tengah dihadapi nya, berharap di hadapan Gubernur Jawa Barat masalah tersebut bisa terpecahkan.
Kedatangan nya ke Jawa Barat karena dia ingin anaknya masuk ke barak militer, program yang dilakukan Dedi untuk mendisiplinkan anak-anak yang tidak patuh.
Kepada Dedi, ia menceritakan jika anaknya tengah berada di lapas karena memakai narkoba.
Ia berharap Dedi Mulyadi bisa mengeluarkan anaknya, lalu setelah itu bisa dimasukkan ke barak militer yang ada di Jawa Barat.
Anaknya bernama Khairul Ikhsan ini divonis lapas delapan bulan, dan karena vonis itulah Dedi Mulyadi tak bisa mengambil anak tersebut.
"Kalau sudah divonis ya harus nunggu," kata Kang Dedi.
Sementara si ibu yang berharap anaknya bisa keluar dan masuk barak militer hanya bisa terdiam, sesekali sesenggukan menahan kesedihan.
Lebih lanjut Desi Mulyadi menjelaskan bahwa anak-anak yang masuk barak militer itu yang usia remaja, sementara anak ibu tersebut sudah dewasa berumur 27 tahun.