KPK Sita Kendaraan RK Kasus Korupsi Bank BJB, Negara Rugi 222 Milar

Ridwan Kamil
Sumber :
  • Pinterest

VIVAJabar - Kendaraan milik Ridwan Kamil disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus korupsi di Bank BJB, hingga kini KPK masih mendalami.

img_title Provokator Penjarahan Rumah Uya Kuya Ditangkap, Polisi Bongkar Fakta Baru

Penggeledahan di rumah Ridwan Kamil, 10 Maret 2025 lalu jadi sorotan publik, sebab RK merupakan mantan orang nomor satu di Jawa Barat. 

Rupanya kendaraan yang disita KPK dari rumah RK atas nama ajudannya, bukan atas nama Ridwan Kamil sendiri. 

img_title Kapolri Angkat Bicara Soal Riza Chalid Diduga Dalangi Demo, Tunggu Hasil Bukti

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah kendaraan milik Ridwan Kamil, mantan Gubernur Jawa Barat atas kasus dugaan korupsi Bank BJB. 

Diketahui sejumlah kendaraan yang disita KPK, ternyata kepemilikan kendaraan nya dinamakan dengan nama ajudan RK. 

img_title Ini Wajah Rohmat Sukur, Penyedia Tim Pantau Sebelum Ilham ‎ Pradipta Diculik dan Dibunuh

Menurut Pelaksana Tugas Deputi Penindakan KPK menjelaskan kendaraan tersebut diatasnamakan ajudan atau pegawai nya. 

"Kalau tidak salah itu ajudannya atau pegawainya gitu ya. Pegawainya. Beberapa itu (kendaraan) diatasnamakan di situ," kata Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu dilansir Antara, Sabtu (26/7/2025).

Bukan hanya satu kendaraan yang atas nama ajudan RK, tetapi ada beberapa yang intinya lebih dari satu.

Komis Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mendalami kepemilikan kendaraan Ridwan Kamil, itulah kenapa KPK belum juga memanggil RK untuk diperiksa. 

"Kami ditanya, kenapa RK belum diperiksa? Ya, kami sedang mendalami itu (kepemilikan kendaraan Ridwan Kamil)," katanya. 

Kasus korupsi dalam proyek pengadaan iklan si Bank BJB periode 2021-2023 ini merugikan negara dengan kerugian sekitar Rp 222 miliar. 

Sementara KPK sudah menetapkan lima tersangka diantaranya adalah Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi (YR) dan pejabat pembuat komitmen (PPK) sekaligus Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank BJB Widi Hartoto (WH).Selain itu, Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri, Ikin Asikin Dulmanan (IAD), Pengendali Agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspress Suhendrik (SUH), dan Pengendali Agensi Cipta Karya Sukses Bersama Sophan Jaya Kusuma (SJK).