Dedi Mulyadi Umumkan Lomba Kota Terbaik se-Jabar Lewat Insta Story, Hadiah Rp15 Miliar

Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • Pinterest

VIVAJabar – Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali meluncurkan sebuah program baru yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas tata kota di wilayahnya.

img_title Dedi Mulyadi Geram, Sampah Pasar Caringin Tak Kunjung Terselesaikan

Program yang disebut Makuta Binukasih resmi dimulai sebagai kompetisi untuk semua ibu kota kabupaten dan kota madya di Jawa Barat dalam memperebutkan gelar sebagai kota yang paling tertata, bersih, dan estetik.

Program ini tidak hanya memberikan prestise, tetapi juga menawarkan insentif pembangunan kota senilai Rp15 miliar bagi daerah yang terpilih sebagai pemenang pada tahun 2026.

img_title HUT Karawang ke-392, Dedi Mulyadi Minta Kota Lebih Rapi dan Estetik

Informasi ini disampaikan secara langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melalui postingan di akun Instagram pribadinya, yang diunggah pada Selasa (29/7/2025).

Dalam unggahan tersebut, Dedi menegaskan bahwa kompetisi ini bukan hanya sekadar acara ritual, melainkan langkah nyata untuk mendorong para pemimpin daerah agar lebih serius dalam mempercantik wajah kota mereka.

img_title Fakta Baru, Dedi Mulyadi Klarifikasi Anggaran Dinas Gubernur Jauh dari Isu Rp2,8 Miliar Per Bulan

“Pasar harus bersih, sekolah juga harus bersih. Ini adalah cara kita untuk meningkatkan semangat kepala daerah bupati dan wali kota dalam merapikan ibu kotanya masing-masing,” kata Dedi di Insta Story tersebut.

Kompetisi Bergengsi untuk Perbaikan Tata Kota

Makuta Binukasih dirancang sebagai bentuk penghargaan bagi kota-kota yang berhasil menunjukkan kemajuan besar dalam kebersihan, estetika, tata ruang, dan pelayanan publik.

Selain itu, kompetisi ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat positif di kalangan para pemimpin daerah agar tidak hanya fokus pada infrastruktur besar, tetapi juga memperhatikan detail yang langsung berhubungan dengan kehidupan masyarakat—seperti penataan pasar, taman kota, lingkungan sekolah, dan fasilitas umum lainnya.

Program ini dianggap sebagai inovasi karena menggabungkan elemen kompetisi, penghargaan, dan motivasi dengan dana nyata untuk pengembangan. Dengan hadiah sebesar Rp15 miliar, pemenang akan mendapatkan dukungan besar untuk melanjutkan program-program tata kota yang lebih relevan bagi masyarakat.