Rekening Ustadz Das'ad Latif Diblokir: Saya Disuruh Menunggu 7 Hari

Ustadz Das'ad Latif
Sumber :
  • Pinterest

VIVAJabar - Ustadz Das'ad Latif kaget mendapati rekeningnya diblokir, padahal rencananya mau dibuat untuk pembangunan masjid. 

img_title Klaim Saldo DANA Gratis Rp500 Ribu Hari Ini Jumat 23 Mei 2025, Cek di Sini

Dia mengaku kecewa dengan tindakan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), diblokir hanya karena tidak aktif tiga bulan

"Kemarin rencananya saya mau membayar besi dan Semen untuk masjid yang saya bangun, jadi saya datang mengambil uang yang saya tabung di bank pemerintah. Setibanya di sana ternyata rekening saya diblokir, " kata Das'ad, Jum'at (8 Agustus 2025).

img_title 4 Rekomendasi Aplikasi Penghasil Saldo DANA Terbaru 2025

PPATK Jakarta Pusat pun angkat bicara, menanggapi keluhan Das'ad Latif yang viral di media sosial.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menjelaskan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan Das'ad Latif dan mengatakan penghentian sementara itu sudah berakhir 31 Juli 2025.

img_title Cara Klaim Saldo DANA Gratis hingga Rp400 Ribu Hari Ini Sabtu 3 Mei 2025

"Sudah tidak lagi, proses sudah selesai semua sejak 31 Juli 2025 lalu. Saya sudah bertemu Beliau langsung kemarin, Alhamdulillah Ustaz bisa menerima maksud dan tujuan dari penghentian sementara, justru untuk melindungi rekening yang tidak aktif," kata Ivan, Minggu 10 Juli 2025.

Pihaknya melakukan pemberhentian sementara sebenarnya demi menghindari hal-hal negatif, namun Das'ad malah mempertanyakan kebijakan tersebut. 

"Setahu saya, negara selalu mengiklankan ajakan menabung. Namanya menabung ya disimpan duitnya. Kalau tidak disimpan, malah diambil terus bolak-balik, ya lebih baik disimpan di dompet. Kenapa setelah kita simpan malah diblokir?" tanya Das'ad Latif. 

Kebijakan seperti yang diterapkan PPATK akan menimbulkan kegaduhan, terlebih untuk rekening yang diblokir bila ingin diaktifkan bituh biaya pengaktifan sebesar Rp 100.000

Menurut Das'ad Latif, ini transaksional karena jika ada 120 juta orang diblokir, maka berapa uang yang dikumpulkan PPATK dari pembukaan rekening yang diblokir. 

"Kalau pengaktifan rekening harus bayar Rp100 ribu, coba bayangkan kalau 120 juta orang diblokir. Berapa uang yang terkumpul? Padahal Bapak Presiden bilang, komplain hari ini, hari ini juga harus dibuka. Tapi saya disuruh menunggu tujuh hari," keluhnya.

Lebih lanjut Das'ad Latif mengaku lebih kecewa lagi, sebab biasanya rekening yang diblokir karena pemiliknya dicurigai. 

"Orang yang rekeningnya diblokir biasanya dicurigai terlibat tindak pidana atau transaksi kejahatan. Masa saya dianggap seperti itu? Andaikan saja di rekening saya tiba-tiba ada Rp1 triliun, barulah wajar kalau dicurigai. Ini tidak masuk akal," ujar Das'ad. 

Halaman Selanjutnya
img_title