Hasil Tes DNA Ridwan Kamil Ditunggu Publik, Kuasa Hukum Ungkap Fakta Baru

Ridwan Kamil
Sumber :
  • Pinterest

VIVAJabar – Hasil tes DNA antara mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, selebgram Lisa Mariana, dan seorang anak berinisial CA diperkirakan baru akan diumumkan pada akhir Agustus 2025.

img_title Persib Bandung Siap Taklukkan Asia, Federico Barba Jadi Sorotan

Proses pengambilan sampel DNA telah dilakukan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis (7/8/2025). 

Saat itu, masing-masing pihak diambil darah dan air liurnya, kemudian sampel tersebut disegel untuk selanjutnya dianalisis oleh tim Laboratorium Forensik Mabes Polri.

img_title Ridwan Kamil Tegas Tolak Tes DNA Ulang, Nasib Lisa Mariana Diujung Tanduk

Kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butarbutar, menyebut hasil tes DNA akan menjadi bukti penting dalam persidangan yang sedang berjalan. 

Dia menegaskan, kliennya berharap proses hukum berlangsung transparan dan memberikan kepastian.

img_title HUT Karawang ke-392, Dedi Mulyadi Minta Kota Lebih Rapi dan Estetik

“Semua prosedur sudah ditempuh sesuai aturan hukum. Hasilnya akan kita serahkan sepenuhnya kepada majelis hakim,” kata Muslim, Senin (18/8/2025).

Muslim memperkirakan hasil pemeriksaan baru bisa diketahui setelah tanggal 20 Agustus 2025, mengingat adanya libur panjang peringatan Hari Kemerdekaan RI yang membuat jadwal pemeriksaan laboratorium sedikit mundur. “Kemungkinan akhir bulan ini baru diumumkan,” tambahnya.

Di sisi lain, Ridwan Kamil melalui kuasa hukumnya menegaskan dirinya tidak ingin terjebak dalam spekulasi publik

Dia berharap hasil tes DNA dapat segera diumumkan agar kasus ini jelas dan semua pihak memperoleh keadilan.

Sebagai informasi, kasus ini mencuat setelah Lisa Mariana mengklaim bahwa anaknya, CA, adalah hasil hubungannya dengan Ridwan Kamil. 

Klaim tersebut kemudian berlanjut ke ranah hukum, hingga akhirnya dilakukan tes DNA untuk membuktikan kebenaran.

Kini, publik masih menunggu hasil resmi dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri, yang akan menjadi penentu dalam polemik hukum yang menyita perhatian luas ini.