Fakta Baru Kasus Penculikan dan Pembunuhan Ilham Pradipta Kacab Bank BUMN
- Berbagai Sumber
VIVAJabar – Kasus penculikan dan pembunuhan Mohamad Ilham Pradipta (35), Kepala Cabang salah satu bank BUMN di Cempaka Putih, Jakarta, menggegerkan publik.
Ilham diculik saat keluar dari supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025), dan ditemukan tewas sehari kemudian di Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Ilham dikenal sebagai sosok muda yang berprestasi. Lulusan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) ini pernah menjadi penyiar radio Metro FM Purwokerto sebelum berkarier di dunia perbankan.
Berusia 35 tahun, ia menjabat sebagai kepala cabang, sudah menikah, memiliki dua anak, dan tinggal di Bogor bersama istrinya, Puspita Aulia.
Keluarga dan tetangga menggambarkan Ilham sebagai pribadi ramah, supel, dan tidak pernah punya musuh.
Rekaman CCTV memperlihatkan Ilham diserang dan dipaksa masuk ke mobil putih di parkiran Lotte Mart Pasar Rebo. Ia sempat melawan, namun kalah jumlah.
Keesokan harinya, jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan: tangan dan kaki terikat, mata ditutup lakban, serta tubuh penuh luka lebam.
Polisi telah menangkap empat pelaku penculikan berinisial AT, RS, RAH, dan RW. Salah satu pelaku ditangkap di Bandara NTT saat hendak kabur. Namun, eksekutor utama pembunuhan masih buron.
Meski polisi belum mengumumkan motif resmi, beredar rumor Ilham dibunuh karena membongkar kasus kredit fiktif senilai Rp13 miliar yang melibatkan mantan karyawannya. Polisi menyatakan masih mendalami kasus ini.*