UGM Nonaktifkan Dwi Hartono Otak Pembunuhan Ilham Pradipta Kacab BRI
- Instagram @soalunstrat
VIVAJabar – Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan status akademik Dwi Hartono, yang diduga sebagai otak di balik pembunuhan Kepala Cabang Bank BRI Cempaka Putih, Ilham Pradipta.
Keputusan ini diumumkan melalui surat resmi dari Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UGM, Prof. Dr. Didi Achjari, terkait status mahasiswa Dwi Hartono pada Semester Gasal 2025/2026.
Juru bicara UGM, I Made Andi Ansara, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap proses hukum yang tengah berlangsung.
“UGM menghormati sepenuhnya proses hukum, tetap menjunjung asas praduga tak bersalah, dan berkomitmen menjaga integritas serta profesionalisme,” ujarnya.
Dwi Hartono dikenal tidak hanya sebagai mahasiswa, tetapi juga sebagai pengusaha dan pemilik kanal YouTube “Klan Hartono” dengan lebih dari seratus ribu pelanggan.
Dia sebelumnya pernah divonis dua tahun penjara terkait kasus lain.
Kasus pembunuhan Ilham Pradipta ini menambah panjang daftar kontroversi yang melibatkan dirinya.
Selain Dwi, sang istri, Andreana Wulandari, juga menjadi sorotan publik.
Profil Andreana menunjukkan keterlibatannya dalam dunia bisnis bersama suami dan sering tampil dalam unggahan media sosial yang menampilkan gaya hidup mewah.
Pasangan ini diketahui baru-baru ini melakukan perjalanan ke China pada Juli 2025.
Kasus pembunuhan Ilham Pradipta telah menarik perhatian luas masyarakat dan media.
Langkah UGM menonaktifkan Dwi Hartono menunjukkan keseriusan institusi pendidikan dalam mendukung proses hukum, sambil menjaga reputasi akademik dan profesionalisme kampus.