Harga Beras dan Minyak Turun Serentak di 7.285 Kecamatan, Catat Lokasinya
- Istimewa
VIVAJabar – Kabar gembira untuk masyarakat Indonesia! PT Pos Indonesia (Persero) resmi mendukung penuh Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Kementerian Pertanian bersama lintas kementerian/lembaga.
Program ini hadir di 7.285 kecamatan seluruh Indonesia untuk menjaga harga pangan pokok tetap stabil dan terjangkau.
Acara pembukaan dilakukan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kantor Pusat Kementan, Ragunan, Jakarta Selatan.
Jaringan Distribusi Sampai Pelosok
PLT Direktur Utama Pos Indonesia, Endy P. R. Abdurrahman, menegaskan pihaknya siap menjadi garda depan distribusi pangan murah.
“Sebagai BUMN dengan jaringan terluas hingga pelosok, Pos Indonesia siap mendukung penuh penyaluran logistik pangan strategis. Kehadiran kami di Gerakan Pangan Murah ini menjadi bukti nyata kontribusi kami menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Endy dalam keterangannya, Senin 1 September 2025.
Pos Indonesia juga mengoptimalkan layanan logistik, gudang, transportasi darat hingga udara agar distribusi pangan murah berjalan lancar.
Direktur Bisnis Kurir & Logistik Pos Indonesia, Tonggo Marbun, menambahkan:
“Dengan jaringan last mile delivery, kami pastikan masyarakat dari kota hingga pelosok bisa menikmati pangan murah ini,” terangnya.
Harga Pangan Murah Bikin Senyum Rakyat
Dalam GPM, beberapa komoditas dijual dengan harga lebih murah dari pasar maupun Harga Eceran Tertinggi (HET). Beras SPHP 5 kg: Rp60.000 (Rp12.500/kg) lebih murah dari HET Rp62.500
Minyak goreng Minyakita: Rp15.500/liter di bawah HET Rp15.700. Gula pasir & telur ayam: harga menyesuaikan daerah, tetap lebih murah dari pasar
Tahan Inflasi, Jaga Perut Rakyat
Mentan Amran menegaskan, GPM bukan sekadar pasar murah, melainkan strategi menjaga inflasi dan kestabilan pangan nasional.
“Kami ingin membangun ekosistem pangan sehat. Gerakan pangan murah ini agar masyarakat tetap bisa mengakses beras dan pangan pokok dengan harga terjangkau,” kata Amran.*