Mengungkap Fakta, Penggeruduk Rumah Ahmad Sahroni Bukan Warga Setempat, Lalu dari Mana?
- VIVAJabar
VIVAJabar - Ahmad Sahroni harus menanggung akibat dari ucapannya sendiri, ia menyebut orang-orang yang ingin membubarkan DPR adalah orang-orang tolol.
Rumah Ahmad Sahroni pun yang merupakan Sekretaris Fraksi Partai NasDem di Tanjung Priok, Jakarta Utara digeruduk massa.
Mobilnya dirusak, barang-barangnya dijarah. Orang-orang itu bukan warga setempat, sebab mereka datang dari berbagai tempat.
"Datang dari sana, nggak tahu dari mana itu. Cuma ada yang dari Bahari, ada yang dari Cilincing, ada yang dari Kemayoran. Turun semua," ujar warga setempat, Sari (nama samaran)
Semula warga setempat hanya ingin unjuk rasa di kawasan tersebut, tapi tiba banyak massa dari luar berdatangan merusak dan menjarah isi rumah Ahmad Sahroni.
"Kemarin nggak ada, nggak dateng kayak begini. Kalau kayak gini emang udah niat penjarahan. Kita tadinya cuma ngedemo doang, nggak kayak gini. Cuma demo aja. Bukan orang-orang sini nih," katanya.
"Ya itulah, balik lagi, mulutmu harimaumu. Cuma ya bagaimana, kita cuma bisa ngeliatin. Yang penting jangan kitalah," tambahnya.
Berbagai barang berharga dijarah massa dari rumah Ahmad Sahroni, seperti perabotan rumah tangga, meja, kursi, AC, kulkas, mesin cuci, tas, pakaian, kasur, ijazah, sertifikat tanah, kartu keluarga (KK), surat keterangan catatan kepolisian, hingga barang lainnya.
Tak luput dari amukan massa, mobil mewah Ahmad Sahroni juga dirusak hingga tak berbentuk.
Merasa puas menjarah isi rumah Ahmad Sahroni, perlahan massa membubarkan diri dengan membawa barang-barang berharga.
Video penjarahan ini viral di media sosial, melihat kejadian ini banyak warganet mengatakan bahwa perampasan aset sudah disahkan oleh rakyat.,