Dedi Mulyadi Dilempari Botol Saat Demo di Gedung DPRD Jabar
- Instagram @keluarga_qiranirabbani
VIVAJabar – Suasana unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat pada Jumat, 29 Agustus 2025, sempat memanas ketika Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mencoba mendekati massa aksi.
Alih-alih diterima baik, kehadirannya justru mendapat penolakan hingga berujung pelemparan botol dari kerumunan.
Aksi demonstrasi tersebut melibatkan ratusan pengemudi ojek daring dan mahasiswa yang menuntut sejumlah kebijakan.
Saat tiba di lokasi dengan pengawalan aparat, Dedi berupaya berdialog.
Namun, sorakan keras langsung terdengar dari arah massa.
“Tong waka syuting,” teriak sejumlah pengunjuk rasa, yang berarti “jangan dulu syuting.”
Kalimat tersebut menggema di tengah kerumunan dan menandakan penolakan terhadap kehadiran orang nomor satu di Jawa Barat itu.
Tak berhenti pada teriakan, sebagian demonstran juga melemparkan botol air mineral ke arah Dedi.
Situasi yang kian tidak terkendali membuat aparat segera mengevakuasinya ke dalam Gedung DPRD untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Dalam insiden tersebut, Dedi tampak dengan wajah dilumuri pasta gigi, upaya umum yang dilakukan warga untuk mengurangi perih akibat paparan gas air mata.
Sesekali ia terlihat memejamkan mata karena masih merasakan iritasi.
Kehadiran Dedi sebenarnya dimaksudkan untuk menenangkan massa dan meredakan situasi.
Namun, reaksi penolakan dari para demonstran memperlihatkan ketegangan yang masih tinggi di lapangan.