Dedi Mulyadi Minta Pihak Kepolisian Lakukan Ini Terhadap 16 Orang Diamankan
VIVAJabar - Penyisiran yang dilakukan saat patroli skala besar di kawasan Unisba dan Unpas Bandung, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan menyebut ada 16 orang yang diamankan
Hasil identifikasi 16 orang yang diamankan itu beberapa di antaranya mahasiswa, penjaga counter HP, buruh harian lepasan, hingga penjaga keamanan.
Adapun 16 orang yang diamankan diantaranya AZ (21), ERA (30), FNE (19), RAR (21), YAA (21), GR (19), MN (23), MF (23), HFS (29), MRA (20), AW (25), MSE (19), MFS (25), HM (26), GOP (29), dan AA (25).
"Barang bukti yang diamankan ada 2 bom molotov dan bukti pesan ajakan berkumpul, 1 senjata api air softgun dengan peluru gotri merek Barreta, serta ganja sebanyak 7 gram," katanya.
Sementara itu Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akan memastikan bahwa yang diamankan oleh pihak kepolisian saat patroli skala besar di Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Universitas Pasundan (Unpas) adalah perusuh.
Rekaman CCTV
- VIVAJabar
"Kan tentunya identifikasinya banyak, ada yang membawa senjata api, ada yang membawa bom molotov, ada yang membawa narkoba, ada yang dalam keadaan memakai, ada yang aktivis murni," kata Dedi Mulyadi, Rabu (3/9/2025).
Menurut Dedi Mulyadi, petugas harus bisa memisahkan mana mahasiswa aktivis, mana perusuh, semuanya harus jelas identifikasinya.
"Nanti kita pisahkan mana mahasiswa yang aktivis murni memperjuangkan kepentingan rakyat, mana yang kriminal. Kita nanti harus pisah dua," katanya.
Karena menurut Dedi Mulyadi mahasiswa harus dilindungi, sebaliknya dengan aparat kepolisian bertugas melindungi.
Diharapkan supaya aparat tidak menjadi korban dari perusuh, begitupun dengan mahasiswa jangan sampai terprovokasi.