Dedi Mulyadi Instruksikan Museum Bandung Dijaga Ketat
- Instagram @dedimulyadi71
VIVAJabar – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan pihaknya akan memperketat penjagaan di seluruh museum yang ada di Kota Bandung.
Kebijakan ini ditempuh setelah maraknya aksi demonstrasi yang kerap berakhir dengan perusakan fasilitas umum dan aset bersejarah di sejumlah daerah.
“Kita jaga habis museum yang ada di Bandung, dan kita hari ini akan menjaga aset-aset yang tidak boleh dilakukan perusakan,” kata Dedi, Selasa, 2 September 2025.
Menurutnya, langkah antisipasi ini sangat penting agar kejadian serupa di daerah lain tidak terulang di Bandung.
Dia merujuk pada peristiwa perusakan dan penjarahan museum di Kediri, Jawa Timur, yang sempat ramai diperbincangkan publik.
Dedi Mulyadi
- Instagram @disperkimjabar
Selain memperketat pengamanan fisik, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menyiapkan pendekatan dialogis.
Dedi menyebutkan, halaman Gedung Sate di Bandung akan dibuka untuk dijadikan ruang diskusi antara pemerintah dan mahasiswa.
Pertemuan tersebut direncanakan berlangsung pada Rabu, 3 September 2025.
Dialog itu, kata Dedi, diharapkan dapat menjadi sarana menyalurkan aspirasi mahasiswa secara sehat tanpa harus menimbulkan kericuhan.
“Kami ingin agar ada gagasan substantif yang lahir dari pertemuan itu, bukan hanya unjuk rasa yang berujung pada tindakan merugikan,” ujarnya.
Dengan kombinasi strategi pengamanan dan ruang dialog, Dedi Mulyadi berharap situasi di Bandung tetap kondusif serta warisan sejarah berupa museum dapat terus terjaga.