Ribuan Wisatawan Serbu Asia Afrika Bandung, Lalu Lintas Macet ‎

Jalan Asia Afrika Bandung
Sumber :
  • Instagram @sekitarbandungcom

VIVAJabar – ‎Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW 2025 membuat Kota Bandung dipenuhi wisatawan. 

img_title Mau Healing ke Bandung, Ini 11 Desa Wisata yang Wajib Masuk List

‎Salah satu titik paling ramai adalah kawasan heritage Jalan Asia Afrika. 

‎Sejak Jumat malam (5/9/2025), ribuan orang sudah memadati area tersebut hingga menyebabkan lalu lintas di sekitarnya macet total.

img_title Gokil, Ini 5 Spot Wisata Malam di Bandung yang Bikin Kamu Serasa di Luar Negeri

‎Jalan Asia Afrika menjadi destinasi favorit karena nuansa klasiknya, bangunan bersejarah, serta spot foto yang ikonik. 

‎Banyak pengunjung datang bukan hanya untuk berwisata, tapi juga menikmati suasana malam penuh lampu di sekitar Gedung Merdeka.

img_title Desa Hantu Cicadas, Wisata Horor Unik di Bandung yang Wajib Dikunjungi

Jalan Asia Afrika Bandung

Photo :
  • Instagram @sekitarbandungcom

‎Nanda, wisatawan asal Jakarta, menuturkan bahwa kawasan ini selalu menghadirkan pengalaman berbeda. 

‎“Asia Afrika punya nilai sejarah Konferensi Asia Afrika yang membuatnya terasa unik,” ujarnya.

‎Tingginya volume kendaraan yang terus bergantian dengan wisatawan yang berhenti di titik foto membuat lalu lintas tersendat parah. 

‎Arus kendaraan di sekitar Jalan Asia Afrika pun tak bisa bergerak lancar.

‎Polisi bersama Dinas Perhubungan Kota Bandung sudah menurunkan petugas untuk mengurai kemacetan dan menjaga ketertiban. 

‎Langkah ini dilakukan agar kondisi tidak semakin semrawut, mengingat keramaian diprediksi masih akan meningkat.

‎Ramai hingga Akhir Pekan

‎Meski padat, antusiasme wisatawan tidak berkurang. Banyak yang tetap menikmati berjalan kaki di area heritage, berfoto, hingga menyusuri jalan yang sarat jejak sejarah.

‎Pemerintah Kota Bandung mengingatkan agar pengunjung menjaga kebersihan dan ketertiban. 

Warga juga diimbau mempertimbangkan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan, sebab keramaian diperkirakan berlangsung sampai akhir pekan ini.

‎Kawasan Asia Afrika kembali membuktikan diri sebagai magnet wisata Bandung. 

‎Namun tanpa pengelolaan yang baik, keramaian justru berisiko mengganggu aktivitas warga. 

‎Diharapkan kolaborasi wisatawan, petugas, dan pemerintah dapat menjaga kenyamanan bersama di pusat sejarah Kota Kembang tersebut.