Dito Ariotedjo Melalui Megawati Hangestri Berharap Voli Indonesia Lebih Mendunia
VIVA Jabar –Pemain voli yang berasal dari Indonesia Megawati Hangestri telah dinilai dirinya cukup sukses dalam meniti sebuah karir di Korea Selatan.
Meskipun dia tidak memilih untuk memanjangkan kontraknya bersama Red Sparks ternyata pencapaian Megawati ini sangat diharapkan dapat memberikan sebuah dampak bagi masa depan bola voli Indonesia.
Dito Ariotedjo yang merupakan Menteri pemuda dan olahraga telah menyatakan sebuah kesuksesan dari Megawati di Korea Selatan ini telah memberikan sebuah dampak yang besar bagi dunia voli di Indonesia.
Dalam sebuah pencapaian telah diharapkan untuk memicu PBVSI semakin semaksimal dengan meningkatkan kualitas pemain voli Indonesia.
Megawati Hangestri
- -
Megawati telah menyelesaikan sebuah karirnya di Korea Selatan setelah 2 musim bersama Red Sparks dan dirinya telah meraih banyak sekali prestasi bagi timnya dan juga diri sendiri.
Alasan Megawati tidak memperpanjang kontraknya bersama Red Sparks karena dirinya ingin lebih dekat bersama keluarga dan mau merawat ibunya sehingga akan melanjutkan karirnya di Indonesia di musim depan.
Tentu saja dengan kepergian Megawati dari Korea Selatan Ini menimbulkan banyak sekali kesedihan sebab selama karir di Korea dia juga telah tampil ciamik dan sukses membawa Red Sparks lolos ke play off untuk musim pertama dan pada musim kedua dirinya lolos membawa timnya menuju final
"Saat Inaspro Kemenpora membawa Red Sparks ke Indonesia (2024), saya sempat diskusi dengan Megawati. Inspirasi Mega membangkitkan semangat atlet-atlet muda kita," kata Dito kepada awak media.
Dito juga sangat berharap bahwa Megawati ini dapat terus bersinar di Indonesia termasuk bersama timnas voli putri Indonesia.
"Saya berharap Mega bisa memperkuat Timnas Voli kita. Kami ingin timnas voli makin mendunia," katanya.
"Kami juga selalu mendorong PBVSI untuk semakin progresif menyiapkan timnas. Semoga pencapaian-pencapaian ini bisa membuat PBVSI semakin all out meningkatkan pencapaian Timnas Voli. Jangan lupa, tahun ini Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan dunia putri," imbuh Dito.