Eks Opposite Red Sparks Megawati Hangestri Gagal Raih Penghargaan Best 7 V-League

Megawati Hangestri Pertiwi
Sumber :

VIVA Jabar – KOVO yang merupakan federasi bola voli Korea Selatan mendapatkan sebuah kecaman dari sebagian volimania Indonesia setelah Megawati tidak terpilih dalam penghargaan Best 7 V-League 2024 2025.

img_title ‎5 Cara Anak Bijak Bermedia Sosial di Era Digital

KOVO yang telah melaksanakan sebuah pengumuman dalam perolehan penghargaan liga voli Korea 2024 pada hari Senin jam 14.00 WIB.

Terdapat sejumlah pemain yang telah berhasil dalam meraih beberapa penghargaan tersebut salah satunya ialah pemain dari Red Sparks.

img_title Tak Disangka Megawati Hangestri Pulang ke Indonesia, Ternyata Ini Alasan di Baliknya

Akan tetapi sangat disayangkan tidak ada nama megawati dalam daftar pemain yang menerima penghargaan tersebut padahal Megawati merupakan salah satu pemain yang membawakan sebuah perubahan bagi Red Sparks, dan berhak menerima predikat opposite terbaik. 

Malah sebaliknya penghargaan opposite terbaik diberikan kepada Gyselle Silva yang merupakan pemain andalan di GS Caltex dan dia juga dijadikan sebagai top skorer pada musim reguler.

img_title Gerald Vanenburg Gagal Bawa Timnas Indonesia U-23 ke Piala Asia, Netizen Minta Ganti Pelatih

Karena Megawati tidak terpilih telah menuaikan beberapa reaksi dari para penggemar terutama dari Indonesia yang merasa kecewa dan kesal. 

Pasalnya para suporter telah menilai bahwa pemain voli yang berasal dari Indonesia tersebut telah dianggap lebih layak dalam menerima penghargaan sebagai opposite terbaik. 

Dalam hal ini juga tidak lepas dari sebuah statistik mantereng yang dimiliki oleh Megawati dalam musim ini belum lagi dirinya juga sempat beberapa kali mendapatkan gelar MVP pada saat musim reguler. 

Megawati yang telah dapat mengantarkan timnya kembali menembus babak playoff hingga berhasil melaju ke final dan saat ini keluar sebagai tim Runner up di Liga voli Korea 2024-2025. 

Sedangkan bagi Gyselle Silva dianggap tidak lebih mentereng meskipun dirinya pernah meraih satu kali MVP dan menjadi top skorer di musim Reguler meskipun dari hasil pemilihan penghargaan pemain terbaik berasal dari sebuah pemungutan suara alias voting dari pres ( jurnalis) akan tetapi penggemar menumpahkan sebuah kekecewaan kepada KOVO .

Bahkan para netizen pun juga tidak mau lagi menyaksikan Liga voli Korea pada musim selanjutnya selain karena sudah tidak ada Megawati dan juga karena bentuk sebuah kekecewaan mereka terhadap pihak-pihak federasi. 

Berikut dibawah ini terdapat beberapa kecaman dan komentar kekecewaan netizen melalui media sosial setelah Megawati tidak dipilih dalam best seven Liga voli Korea 2024-2025. 

Halaman Selanjutnya
img_title