Media Korea Soroti Faktor Penyebab Megawati Absen di Daftar Best 7 V-League 2025
VIVA Jabar – Meski tampil luar biasa sepanjang musim, nama Megawati Hangestri tak tercantum dalam daftar Best 7 V-League Korea 2024–2025.
Keputusan dari Korea Volleyball Federation (KOVO) ini menimbulkan kekecewaan di kalangan penggemar, khususnya dari Indonesia yang menyaksikan kiprah Megatron julukan Megawati bersama Jung Kwan Jang Red Sparks.
Padahal, secara performa, Megawati mencatatkan musim yang impresif. Ia dua kali meraih gelar Most Valuable Player (MVP) di babak reguler dan sukses membawa Red Sparks menembus babak playoff
Megawati hangestri bahkan mengantar timnya melaju hingga partai final. Sayangnya, Red Sparks harus puas sebagai runner-up musim ini.
Namun menurut laporan dari media Korea Selatan, Sports Khan, keputusan KOVO sepenuhnya berdasarkan penampilan pemain selama babak reguler.
Dalam penjelasannya, Sports Khan menyebut bahwa Gyselle Silva, opposite hitter dari klub pesaing, memiliki catatan poin lebih tinggi dibanding Megawati.
“Upacara penghargaan V-League didasarkan pada kinerja liga reguler. Silva menempati peringkat pertama liga reguler dengan 1.008 poin, sementara Mega berada di peringkat ketiga dengan 802 poin,” tulis Sports Khan.
Megawati Hangestri
- -
Meski begitu, dalam urusan persentase serangan sukses, Mega justru unggul dari pesaingnya.
Dalam hal tingkat keberhasilan serangan, Mega berada di urutan pertama dengan 48,06%, dan Silva berada di urutan ketiga dengan 45,77%
Dengan demikian, penilaian yang fokus pada total poin membuat Silva akhirnya dinobatkan sebagai opposite terbaik musim ini.
Kendati demikian, pencapaian Megawati di musim perdananya di V-League tetap menuai apresiasi dan dianggap telah membuka jalan bagi atlet voli Indonesia untuk bersaing di level internasional.