Air Mata Ko Hee-jin, Kenangan Dua Tahun Bersama Megawati yang Tak Terlupakan

Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin
Sumber :
  • Pinterest

VIVAJabarPerpisahan memang selalu menyisakan kesedihan. Ini dirasakan betul oleh pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, saat Megawati Hangestri Pertiwi memutuskan untuk kembali ke Indonesia.

img_title Ibunda Megawati Hangestri Beri Pesan Mendalam Sebelum Kepergian ke Turki, Ini Isinya

Pelatih berusia 44 tahun ini bahkan tak kuasa menahan air matanya saat momen perpisahan dengan pemain andalan asal Indonesia tersebut.

Momen tersebut menjadi bukti kuatnya ikatan yang terjalin selama dua tahun kebersamaan mereka.

img_title Heboh, Megawati Hangestri Pilih Tinggalkan Klub Turki demi Balik ke Indonesia

Ko Hee-jin mengungkapkan perasaannya dengan sangat terbuka kepada media. Dia merasa sangat emosional mengingat perjalanan bersama Mega dari awal hingga meraih posisi runner-up liga.

"Seseorang bertanya bagaimana perasaan saya, dan pada saat itu, dua tahun terakhir, dari pertemuan pertama saya dengan Mega hingga menjadi runner-up di kejuaraan, terlintas di benak saya seperti panorama, dan saya menjadi sangat emosional," kata Ko Hee-jin.

img_title Megawati Hangestri Debut Gemilang di Turki, Manisa BBSK Menang Telak

Keputusan Megawati Hangestri untuk bergabung dengan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia memang mengejutkan banyak pihak.

Namun alasan untuk dekat dengan keluarga menjadi pertimbangan utama bagi pemain kelahiran Jember tersebut.

Prestasi Megawati selama bermain di Korea Selatan memang sangat membanggakan. Dia berhasil mengantarkan Red Sparks menjadi runner-up Liga Voli Putri Korea Selatan 2024-2025.

Ko Hee-jin mencoba untuk tegar menghadapi kepergian bintang volinya. Namun rasa kehilangan tetap terlihat jelas dari raut wajahnya saat memberikan keterangan kepada media.

Red Sparks kini harus mencari pengganti yang sepadan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Megawati. Tugas yang tidak mudah mengingat kontribusi besar yang diberikan pemain Indonesia tersebut.(*)