Federasi Voli Korea Tak Hargai Megawati Hangestri, Netizen: Hanya Dijadikan Alat Promosi

Megawati Hangestri Pertiwi
Sumber :
  • VIVA.co.id

VIVA Jabar – Setelah Megawati Hangestri Pertiwi menolak perpanjangan dengan klubnya, Red Sparks, Federasi voli Korea Selatan yakni KOVO menjadi sorotan publik di tanah air.

img_title Megawati Hangestri Kehilangan Partner Andalan, Manisa BBSK Bikin Keputusan Mengejutkan

Diketahui, KOKO tidak menempatkan Megawati dalam daftar Best 7 meskipun tampil konsisten dan cemerlang sepanjang musim di Liga Voli Korea Selatan.

Bahkan Megawati sukses mengantarkan Red Sparks sebagai runner-up usai kalah tipis dari Pink Spiders dalam laga final dramatis yang berlangsung lima pertandingan.

img_title Megawati Hangestri Cetak Sejarah Langsung Bawa Manisa BBSK Juara Liga Turki

Meski begitu, performa Megawati tetap menuai pujian dari para pengamat dan pecinta bola voli, baik dari Indonesia maupun internasional.

Sebuah capaian luar biasa untuk seorang pemain asing yang tampil di liga kompetitif seperti Korea Selatan.

img_title Megawati Hangestri Debut Gemilang di Turki, Manisa BBSK Menang Telak

Megawati Hangestri Pertiwi

Photo :
  • -

Ia bahkan menjadi pemain asing pertama dari Asia Tenggara yang mampu membawa tim Korea lolos ke final dua musim berturut-turut.

Namun pencapaian itu seolah tak cukup untuk mendapat apresiasi dari pihak penyelenggara. Tidak hanya gagal meraih trofi bersama timnya, Megawati juga tak mendapat satu pun penghargaan individu dari KOVO.

Hal ini memicu reaksi keras dari para fans dan netizen di media sosial, yang menilai KOVO bersikap tidak adil terhadap pemain luar Asia Timur. Kekecewaan Megawati pun seolah tak bisa ditutupi lagi.

Lewat akun TikTok pribadinya, Megawati menuliskan sebuah kalimat yang menyiratkan kekecewaan mendalam.

“Udah effort tapi nggak dihargai, jadi jual mahal aja sekalipun datang ke rumah,” tulis mendalam di akun Tiktok-nya dikutip dari tvOnenews, Senin (21/4/2025).

Unggahan tersebut langsung viral dan mendapat ribuan komentar dari warganet. Tidak sedikit yang menduga bahwa unggahan Megawati tersebut ditujukan kepada federasi KOVO yang dianggap tidak memberikan penghargaan layak kepada sang bintang lapangan.

Sejumlah komentar netizen juga memperkuat narasi bahwa Megawati merasa tidak dihargai oleh sistem penilaian dan kebijakan federasi voli Korea.

“Keknya mereka emang gak banget ke Asia Tenggara, cuma pro ke asing doang. Padahal Mega udah seeffort itu. Keputusan yg betul, Mega ga lanjut. KOVO cuma manfaatin ketenaranmu," komentar salah satu netizen.

Halaman Selanjutnya
img_title