Media Korea Sebut Popularitas V-League Bukan karena Megawati Hangestri
VIVA Jabar – Salah satu media Korea Selatan, KBS News menyebutkan bahwa popularitas V-League Korea Selatan musim 2024/2025 bukan disebabkan karena kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi.
Tidak mengakui peran besar pevoli asal Indonesia itu, KBS News justru mengklaim bahwa peningkatan penonton V-League musim ini disebabkan oleh pemain Liga Voli Korea lainnya, yakni Kim Yeon-koung.
“Rata-rata kehadiran pemain bola voli wanita profesional musim ini meningkat sebesar 1,8% dibandingkan tahun lalu berkat efek Kim Yeon-koung,” tulis KBS seperti dikutip VIVA Jabar, Senin (21/4/2025).
Padahal faktanya, pemain berjuluk Megatron ini memiliki kontribusi nyata terhadap pertumbuhan popularitas Liga Voli Korea.
Akun media sosial Red Sparks klub yang dibelanya mengalami lonjakan jumlah pengikut secara signifikan setelah kedatangan Megawati.
Megawati Hangestri dan Giovanna Milana
Bahkan akun resmi KOVO (Korea Volleyball Federation) juga turut menikmati peningkatan engagement dari penggemar Indonesia.
Tak hanya di dunia maya, pengaruh Megawati juga nyata di dunia siar.
Salah satu stasiun televisi nasional di Indonesia diketahui membeli hak siar pertandingan Red Sparks selama musim ini hanya untuk menayangkan laga-laga Megawati di V-League.
Tak berhenti di situ, reaksi keras juga muncul saat Megawati tidak masuk dalam daftar Best 7.
Seperti yang diberitakan Viva Jabar sebelumnya, kekecewaan penggemar Indonesia memicu aksi unfollow massal terhadap akun media sosial KOVO.
Fenomena ini membuktikan bahwa nama Megawati memiliki daya magnet yang kuat dan tidak bisa diabaikan begitu saja.
Dengan segala pengaruh yang telah ditorehkannya, layak jika Megawati disebut sebagai ikon baru V-League yang membuka mata dunia terhadap potensi besar pemain Asia Tenggara.