KOVO Ingin Megawati Hangestri Jadi Ikon V-League Gantikan Kim Yeon-koung
VIVA Jabar –KOVO yang merupakan Federasi Bola Voli Korea Selatan telah disebutkan bahwa dirinya akan menjadikan Megawati sebagai ikon baru V-League.
Setelah Kim Yeon-koung yang merupakan Ratu voli Korea Selatan pensiun saat ini KOVO tengah bergerak cepat untuk mencari sosok penggantinya.
KOVO ingin menjadikan Megawati sebagai pengganti dari Kim Yeon Koung karena jasa dan juga peran Megawati yang sangat penting pada saat dua musim terakhir membela Red Sparks.
Dalam hal ini juga telah disampaikan oleh media Korea yang mengungkapkan dengan kehadiran Megawati menjadi salah satu sejarah baru pada kompetisi V-League.
Megawati Hangestri
- -
Meskipun dirinya telah kembali ke Indonesia dan tidak lagi memperpanjang kontraknya bersama Red Sparks akan tetapi nama Megawati tetap saja menjadi perbincangan hangat para publik dan media Korea.
Dalam perjuangan Megawati dalam membawa perubahan signifikan terhadap Red Sparks tentu bukan jalan yang mudah.
Megawati sendiri harus mengalahkan Hyundai Hillstate yang merupakan juara bertahan V-League dalam best of three dan di sisi lain terdapat juga Pink Spiders yang mempunyai banyak sekali keuntungan karena bermain di kandang lebih banyak dan jumlah istirahat lebih panjang apabila dibandingkan dengan Red Sparks.
Jadi tidak perlu diherankan apabila Red Sparks ataupun KOVO merasa terpukul pada saat Megawati tidak lagi memperpanjang kontraknya.
Sehingga salah satu media Korea Selatan telah mengatakan dengan kehadiran Megawati perlahan membuka pandangan fans soal sistem kuota Asia V-League.
Dengan kehadiran Megawati ini KOVO menganggap apabila kualitas V-League semakin meningkat apabila dibandingkan dengan sebelumnya.
“Mega meletakkan dasar untuk membangun sistem kuota Asia di V-League. Sistem kuota Asia diperkenalkan untuk meningkatkan daya saing liga di liga bola voli profesional Korea,” ungkap KMIB Media Korea Selatan
"Mega-lah yang memperlihatkan berfungsinya sistem dengan baik. Dimulai pada musim 2023-2024, yang merupakan musim pertama sejak sistem tersebut diperkenalkan, kisah sukses tercipta,” lanjutnya.
“Minat terhadap V-League tumbuh di Asia berkat masuknya penggemar Mega,“ paparnya.
Seharusnya KOVO menjadikan Megawati sebagai salah satu ikon V-League meskipun dia sudah tidak lagi berkarir di Korea Selatan.