Megawati Hangestri Murka Gegara Dikritik Netizen, Kasih Faham Level Permainan Korea
- Ist
VIVA Jabar – Pemain voli andalah Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi marah bersar lantaran dikritik netizen terkait penampilannya bersama Gresik Petrokimia di Final Four Proliga 2025.
Diketahui, penampilan Megawati memang tidak begitu impresif seperti saat membela Red Sparks di Liga Voli Korea Selatan. Ia bahkan gagal membawa Gresik Petrokimia melaju ke grand final Proliga 2025.
Melalui siaran langsung di akun Tiktoknya, Megawati menjelaskan bahwa dirinya hanya sempat berlatih sehari saja sebelum langsung tampil di pertandingan krusial bersama Gresik Petrokimia.
Berbeda dengan saat dirinya berlaga di Korea, di mana ia mendapat waktu latihan intensif selama berbulan-bulan.
“Kalian pikir deh pakai otak, punya otak nggak kalian. Aku nggak pernah latihan 20 hari, baru latihan sehari, terus disuruh bermain bagus seperti di Korea yang latihan 3 bulan, nggak ada otak emang kalian,” kata Megawati dikutip VIVA Jabar pada Kamis (8/5/2025).
Megawati Hangestri Pertiwi
- Tiktok
“Aku latihan di Proliga cuma satu hari, terus aku disuruh bermain kayak di Korea yang latihan tiga bulan. Kalau pakai otak tuh mikir, jangan ngehujat,” sambungnya.
Bukan cuma soal waktu persiapan, Megawati juga mengungkap bahwa dirinya tengah dalam masa pemulihan cedera. Ia pun meminta publik untuk lebih bijak dan tidak asal menilai dari satu-dua pertandingan saja.
“Aku rest gegara cedera, aku rest bukan gegara aku liburan. Sekelas Ronaldo aja latihan sehari nggak bisa langsung tampil maksimal, apalagi aku,” tegas Megawati.
Pemain berjuluk Megatron ini juga menyinggung perjuangannya selama berkarier di Korea, termasuk tekanan emosional yang dihadapinya.
“Kalian tahu nggak perjuangan aku di Korea? Nangis-nangis latihan tiga bulan. Di sini baru sehari disuruh main setinggi langit,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Megawati baru saja menyelesaikan musim berat di V-League Korea, di mana ia berhasil mengantarkan Red Sparks hingga ke partai final.
Namun, penampilan Megawati di dua laga Final Four Proliga 2025 bersama Gresik Petrokimia menuai banyak komentar pedas dari publik.
Dalam pertandingan pertama, ia gagal membawa timnya menang dari Jakarta Pertamina Enduro meski tampil dominan.