Whey Protein Bikin Berotot atau Berantakan? Ini Fakta yang Jarang Diceritakan!
VIVAJabar - Whey protein kini jadi sahabat setia banyak orang yang rutin nge-gym, diet tinggi protein, atau ingin membentuk massa otot.
Rasanya enak, praktis, dan katanya bikin tubuh makin bertenaga. Tapi apa benar semakin sering minum whey protein makin bagus? Atau justru ada efek samping yang diam-diam mengintai?
Apa Itu Whey Protein?
Whey protein adalah protein yang diekstrak dari susu saat proses pembuatan keju. Jenis ini diserap cepat oleh tubuh dan mengandung asam amino esensial lengkap.
Maka dari itu, whey populer di kalangan atlet, penggiat fitness, diet keto atau tinggi protein, Orang yang ingin mengontrol berat badan.
Dampak Negatif Jika Terlalu Sering Minum Whey Protein.
Perut Kembung, Mual, atau Diare. Whey berasal dari susu, jadi bagi yang punya intoleransi laktosa, bisa menimbulkan perut kembung, gas berlebih, mual atau diare. Disarankan pilih whey isolate yang kandungan laktosanya lebih rendah.
2. Beban pada Ginjal
Konsumsi protein tinggi secara terus-menerus bisa membebani ginjal, terutama jika punya masalah ginjal sebelumnya atau tidak cukup minum air bahkan tidak menyeimbangkan dengan sayur dan serat.
Belum ada bukti pasti bahwa whey merusak ginjal pada orang sehat, tapi lebih baik tidak berlebihan.
Ilustrasi Whey Protein
3. Gangguan Hormon dan Jerawat
Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi whey protein berlebihan bisa meningkatkan produksi insulin & IGF-1, yang dapat memicu jerawat, terutama di wajah dan punggung.
Mempengaruhi hormon tertentu khususnya jika dikonsumsi dengan pola makan tidak seimbang.
4. Berat Badan Naik (Kalau Tidak Diimbangi Aktivitas Fisik)
Whey protein mengandung kalori jika minum 2–3 scoop per hari, tidak berolahraga dan tetap makan dalam porsi besar. Maka bukan massa otot yang bertambah, tapi lemak tubuh.
5. Ketergantungan dan Pola Makan Tidak Seimbang
Kalau kamu terlalu mengandalkan whey dan mengabaikan makanan alami seperti telur, tempe, daging, dan sayur mengakibatkan kekurangan mikronutrien, masalah metabolisme jangka panjang dan pola makan tidak bervariasi dan membosankan.
Tips Aman Konsumsi Whey Protein
Konsumsi sesuai kebutuhan protein harian (1,2 – 2,2 gram/kg berat badan, tergantung aktivitas). Jangan menggantikan semua protein dari makanan alami, pastikan cukup minum air putih.