Insting Juara Marc Marquez, Pesan Inspiratif untuk Selalu Berjuang Menang

Marc Marquez
Sumber :
  • id.pinterest.id

VIVAJabarMarc Marquez memiliki insting juara yang sulit dikendalikan. Meski posisi kedua sudah cukup untuk kejuaraan, naluri balapnya tetap mengatakan "cobalah untuk menang".

img_title Akademi Persib U16 Juara, Pelatih Bersyukur

Di MotoGP Jerman 2025, Marquez mengakui terlalu memaksakan diri. Padahal, hari itu seharusnya menjadi hari untuk memikirkan strategi kejuaraan.

Perjalanan Marquez menuju kemenangan tidaklah mudah dari awal. Ia mengalami kesulitan besar dengan suhu ban di putaran-putaran awal.

img_title Persib Bandung Bertabur Bintang, Marc Klok Beri Pesan Tegas Soal Mental Juara

"Saya kesulitan dengan suhu ban," ungkap Marquez. Masalah ini menyebabkan kesalahan di tikungan pertama yang hampir fatal.

Situasi menjadi rumit ketika motor Marquez banyak terkunci. "Saya masuk dan melihat motor saya banyak terkunci, banyak bergerak," kenangnya.

img_title Tumbangkan Persebaya, Persib Bandung Langsung Meroket ke Papan Atas Super League

Marc Marquez

Photo :
  • id.pinterest.id

Marquez terpaksa melebar dan kehilangan beberapa posisi. Namun, keputusan ini membuatnya tetap bertahan dalam balapan.

"Insting saya mengatakan cobalah untuk menang," ungkap Marquez. Ia mencoba mengendalikan diri tapi terkadang harus mengikuti naluri sebagai pebalap.

Strategi konservatif sebenarnya lebih masuk akal untuk kejuaraan. Marquez sempat berpikir untuk finish di posisi yang aman saja.

"Dua putaran pertama saya kesulitan," kenang Marquez. Ia sempat berkata pada dirinya sendiri untuk finish kelima atau keenam.

Namun ketika ban mencapai suhu ideal, semuanya berubah total. Marquez mulai merasakan motor dan mulai menyerang dengan agresif.

"Saya merasakan transisi dengan motornya," ujar sang juara. Setelah itu, ia mulai menyerang mungkin terlalu berlebihan.

Marquez mengakui susah mengendalikan insting juaranya. "Saya mencoba mengendalikannya, saya mencoba melatih diri untuk mengendalikan segalanya."

Namun terkadang seorang pembalap harus mengikuti nalurinya. "Tetapi terkadang kita hanya perlu mencoba mengikuti naluri kita," tambah Marquez.

Naluri juara memang berbeda dari pembalap biasa. Marquez tidak bisa menahan diri untuk tidak menyerang meski posisi aman sudah di tangan.

Kemenangan ini didedikasikan untuk Gigi Dall'Igna yang berulang tahun. Marquez yakin sang chief engineer menikmati mentalitas pembalap sejati ini.*