Vanenburg Ungkap Krisis Gol Timnas U-23, Ancaman Serius Jelang Kualifikasi Piala Asia
- Instagram @suarasurabayamedia
VIVAJabar – Tantangan terbesar Garuda Muda dalam menciptakan gol menjadi fokus utama jelang kualifikasi.
Tim Nasional Indonesia U-23 kembali menjadi sorotan, kali ini dari sudut pandang legenda sepak bola, Gerald Vanenburg.
Mantan pemain yang kini berkecimpung di dunia kepelatihan itu menyoroti satu masalah fundamental yang dianggapnya sebagai hambatan terbesar bagi Garuda Muda, kesulitan mencetak gol ke gawang lawan.
Penilaian ini muncul di tengah persiapan intensif timnas jelang berbagai kompetisi penting.
Vanenburg mengamati bahwa meskipun Timnas U-23 kerap menampilkan permainan yang apik dan mampu menciptakan banyak peluang di lini serang, efektivitas mereka dalam mengkonversi peluang tersebut menjadi gol masih sangat rendah.
Ini menjadi ironi, mengingat filosofi sepak bola modern yang sangat menekankan pentingnya produktivitas gol untuk meraih kemenangan.
Data statistik dari lima pertandingan terakhir Timnas U-23 memperkuat argumen Vanenburg.
Mereka hanya mampu mencetak lebih dari satu gol saat menghadapi Brunei Darussalam, sementara hanya satu gol tercipta ketika melawan Filipina dan Thailand.
Lebih mengkhawatirkan lagi, Garuda Muda gagal total membobol gawang lawan saat berhadapan dengan tim kuat seperti Malaysia dan Vietnam.
Angka-angka ini secara jelas menunjukkan adanya defisit signifikan dalam penyelesaian akhir.
Menurut Vanenburg, dalam sepak bola, gol adalah segalanya.
Dia menegaskan bahwa meskipun rencana permainan dan performa tim di lapangan sudah cukup baik, kemampuan mencetak gol mutlak harus ditingkatkan, terutama ketika berhadapan dengan tim-tim yang memiliki pertahanan kokoh.
Ini bukan sekadar masalah teknis individu, melainkan juga koordinasi dan mentalitas tim di depan gawang.
Masalah akut ini menuntut penanganan segera mengingat jadwal padat yang akan dihadapi Timnas U-23.
Mereka dijadwalkan akan berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 pada awal September mendatang.
Di ajang tersebut, Indonesia akan tergabung dalam grup yang cukup menantang bersama Laos, Makau, dan tim kuat Korea Selatan.
Menghadapi lawan-lawan tersebut, kemampuan mencetak gol akan menjadi kunci penentu langkah Garuda Muda.
Pelatih dan staf pelatih Timnas U-23 kini dihadapkan pada tugas berat untuk menemukan solusi atas permasalahan ini.