Megawati Hangestri dan Timnas Voli Putri Indonesia Dapat Peringatan Serius

Megawati Hangestri Pertiwi
Sumber :
  • TVOneNews

VIVAJabar – Kabar kurang menyenangkan menghampiri Megawati Hangestri Pertiwi setelah Timnas voli putri Indonesia menelan dua kekalahan beruntun di ajang SEA V League 2025. 

img_title Megawati Hangestri Kehilangan Partner Andalan, Manisa BBSK Bikin Keputusan Mengejutkan

Meski diperkuat sang kapten sekaligus bintang internasional, performa Indonesia justru melempem.

Kehadiran Megawati, yang dikenal sebagai “Megatron” dan baru saja menyelesaikan karier di Korea bersama Red Sparks sebelum melanjutkan ke liga Turki, semula diharapkan menjadi pembeda. 

img_title Buruan Daftar, Kabupaten Bandung Buka Lowongan Koperasi Merah Putih 2025

Namun kenyataan berkata lain, karena Indonesia justru kalah telak saat menghadapi Vietnam.

Dalam pertandingan tersebut, Indonesia takluk dengan skor 0-3 (11-25, 11-25, 22-25). Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuad Merah Putih, terlebih datang dari tim yang selama ini dianggap sebagai rival utama di kawasan Asia Tenggara.

img_title Megawati Hangestri Cetak Sejarah Langsung Bawa Manisa BBSK Juara Liga Turki

Media Vietnam pun menyambut kemenangan itu dengan euforia. Portal berita Soha dikutip dari tvOnenews, menyebut kemenangan atas Indonesia sebagai pencapaian bersejarah. Hasil tersebut mengantar Vietnam ke peringkat ke-24 dunia, posisi tertinggi yang pernah mereka raih dalam sejarah voli putri negara tersebut.

"Kemenangan 3-0 atas Indonesia di SEA V League 2025 menjadi tonggak penting dalam sejarah tim voli putri Vietnam. Ini merupakan bukti nyata perkembangan pesat mereka di level internasional," tulis Soha.

Kesuksesan tersebut turut menjadi dorongan besar bagi Vietnam dalam mempersiapkan masa depan olahraga mereka. Di sisi lain, posisi Megawati sebagai bintang Asia Tenggara kini mulai terancam oleh munculnya talenta-talenta baru dari Vietnam.

Sejauh ini, Megawati kerap bersaing dengan pemain dari negara-negara kuat Asia seperti Korea Selatan, atau bahkan Eropa dan Amerika Latin. Namun kini, pemain-pemain Vietnam mulai menunjukkan kapasitas untuk menembus level yang sama.

Kekalahan dari Vietnam belum menjadi akhir dari kesulitan Timnas Indonesia. Dalam laga selanjutnya, skuad asuhan pelatih Alim Suseno kembali tumbang saat menghadapi Thailand.

Dua kekalahan beruntun ini menjadi sinyal serius bagi Timnas voli putri Indonesia untuk segera berbenah.

Bagi Megawati Hangestri, hasil buruk ini bisa menjadi alarm keras. Ia harus mewaspadai bangkitnya pesaing dari Asia Tenggara, terutama Vietnam, yang mulai mencuri perhatian dunia. 

Halaman Selanjutnya
img_title