Fokus ke Pemain Lokal, Simon Tahamata Buka Suara soal Naturalisasi
- Instagram @seputarrajanyasepakbola3
VIVAJabar – Simon Tahamata, Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, menegaskan bahwa Indonesia sebaiknya menghentikan kebijakan naturalisasi pemain dari Belanda.
Menurut Simon, fokus pada pembinaan pemain lokal jauh lebih strategis untuk masa depan sepak bola nasional.
“Indonesia memiliki banyak pemain muda berbakat yang seharusnya diberi kesempatan. Naturalisasi pemain asing tidak memberikan dampak jangka panjang yang signifikan,” ujar Simon dalam wawancara dengan media.
Simon menekankan pentingnya pengembangan pemain usia dini serta sistem kompetisi yang baik sebagai fondasi untuk mencetak generasi pesepakbola berkualitas.
Dia berharap PSSI dapat lebih mengutamakan aspek tersebut agar ekosistem sepak bola Indonesia berkembang secara berkelanjutan.
Sebagai Kepala Pemandu Bakat, Simon berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak guna memastikan talenta lokal mendapat perhatian dan kesempatan yang layak.
Menurutnya, dengan strategi pembinaan yang tepat, Timnas Indonesia bisa kompetitif tanpa harus bergantung pada naturalisasi pemain asing.
Pendapat Simon ini menyoroti perlunya investasi jangka panjang pada pemain lokal, sekaligus menekankan pentingnya pengembangan sistem akademi dan kompetisi untuk mencetak pemain yang mampu bersaing di level internasional.
Dengan pendekatan ini, Indonesia diharapkan mampu membangun fondasi sepak bola yang kuat dan berkelanjutan, yang tidak hanya mengandalkan naturalisasi tetapi mengangkat potensi lokal secara maksimal.