Timnas Indonesia Cari Lawan Baru, Tiga Negara Ini Jadi Kandidat Terkuat di Fifa Matchday
VIVAJabar – Persiapan Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday pada September 2025 mengalami hambatan setelah Kuwait tiba-tiba membatalkan pertandingan persahabatan yang direncanakan pada 5 September.
Hal ini tentu menambah tantangan bagi PSSI untuk memastikan persiapan tim tetap berkualitas menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Meski demikian, PSSI tetap berkomitmen untuk berupaya.
Saat ini, satu pertandingan masih tetap dijadwalkan, yaitu melawan Lebanon pada 8 September 2025.
Namun, PSSI berusaha menambah satu pertandingan persahabatan lagi jika memungkinkan. Dalam situasi ini, ada tiga calon lawan pengganti yang muncul. Siapa saja mereka?
1. Yaman Jadwal yang Luang, Pilihan Realistis
Yaman menjadi pilihan yang praktis. Mereka dijadwalkan bertanding dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2025 pada bulan Oktober mendatang, dan jadwal mereka di bulan September cukup longgar. Ini memberi peluang bagi PSSI untuk segera melakukan kesepakatan uji coba.
2. Palestina atau Oman Lawan Sejenis, Tantangan Menarik
Pilihan lain yang dipertimbangkan adalah negara-negara dari Asia Barat seperti Palestina atau Oman.
Kedua tim ini sering memiliki gaya bermain yang serupa dengan calon lawan di babak selanjutnya. PSSI mempertimbangkan mereka untuk meningkatkan kualitas uji coba yang dilakukan.
3. Yordania Dikesampingkan
Ada pembicaraan mengenai kemungkinan uji coba dengan Yordania yang sebelumnya cukup ramai. Namun, pernyataan resmi dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengkonfirmasi bahwa opsi tersebut sudah tidak dapat dilaksanakan karena Yordania telah lolos ke Piala Dunia 2026 dan memiliki jadwal sendiri.
PSSI menargetkan untuk menghadapi lawan dengan peringkat FIFA yang sebanding atau lebih tinggi demi menguji kekuatan Timnas Indonesia secara maksimal.
Dengan begitu, hasil dari uji coba dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kesiapan tim untuk menghadapi pertandingan berat di Kualifikasi Piala Dunia.
Saat ini, pembicaraan dengan beberapa federasi terus berlangsung untuk memastikan jadwal tetap padat dan efektif.
Pelatih Patrick Kluivert menekankan pentingnya melakukan uji coba tambahan untuk meningkatkan kerja sama antar pemain, penyesuaian taktik, serta mentalitas bertanding.
Dengan skuad yang semakin kuat, ia berharap bahwa Timnas Indonesia dapat mencapai puncak performa saat memasuki fase penting.